Jawa Barat, BeritaTKP.com – Ati Rohaeni ,50, yang tewas ditusuk oleh mantan suaminya, Nano. Kini pihak sekolah mengungkap motif dari pelaku yang nekat menghabisi nyawa korban ditempat umum tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Prihatna mengatakan pemicu kejadian ini gara-gara masalah keluarga. Nano marah karena tidak dilibatkan dalam acara pernikahan anaknya yang kini tinggal bersama Ati.
“Motifnya dendam. Pada 12 Februari ini anak mereka mau menikah. Nah, si pelaku merasa sakit hati tidak dilibatkan dalam acara pernikahan tersebut,” kata Prihatna di SDN 032 Tilil, Senin (7/2/2022).
Prihatna mengungkap korban dan anaknya tak melibatkan pelaku dalam acara pernikahan karena sejak balita ditinggal oleh ayahnya tersebut.
“Pelaku berjanji kalau sampai hari H tidak dilibatkan, minta dihapus kartu keluarga,” ucapnya.
Bahkan, sebelum kejadian pembunuhan ini, pelaku sempat ngamuk di sekolah, Jumat (4/2) lalu. Personel Polsek Coblong waktu itu sempat datang ke sekolah karena korban merasa ketakutan dengan ulah pelaku.
“Saya waktu Jumat ikut mendamaikan. Pelaku marah-marah di kelas, tapi saya amankan, tidak baik bagi kejiwaan anak-anak yang melihatnya. Saya ajak bicara di ruang kepala sekolah, beliau agak reda. Tiba-tiba bu Ati menelepon Polsek Coblong. Datang dari pihak kepolisian dua orang, terjadi diskusi saling memaafkan. Sekarang tidak menyangka ada kejadian seperti ini,” tutur Prihatna.
Pascakejadian penusukan guru SD tersebut, kegiatan belajar mengajar di sekolah itu distop sementara. Murid langsung dipulangkan dan rencana sekolah diliburkan hingga beberapa hari ke depan. (RED)






