Surabaya, BeritaTKP.com – Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan antara insan pers dan aparat penegak hukum, Penasehat Komunitas Wartawan Indonesia (KWI), Samsul Arifin atau yang akrab disapa Abah Samsul, melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolsek Kenjeran, Surabaya, Jumat (5/6/2026).

Kedatangan Abah Samsul disambut langsung oleh Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk penguatan sinergi antara media dan kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Abah Samsul menegaskan bahwa hubungan harmonis antara wartawan dan kepolisian memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, media menjadi salah satu jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kami berharap hubungan antara insan pers dan kepolisian semakin solid dalam menyajikan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Abah Samsul.

Sementara itu, Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kepolisian selalu terbuka terhadap insan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan berbagai kegiatan kepolisian maupun pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergitas yang baik antara kepolisian dan wartawan sangat diperlukan untuk menciptakan keterbukaan informasi publik sekaligus menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan berimbang. Karena itu, kami berharap hubungan baik ini terus terjalin demi kepentingan masyarakat luas,” ungkap Kompol Yuyus.

Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi ringan mengenai perkembangan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kenjeran. Kedua pihak juga berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang positif guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat. (Abah Samsul)