ilustrasi

Nganjuk, Berita TKP.com – Mengutip anggapan publik bahwa di bulan November hingga Desember 2022 musimnya test ujian untuk pengisian perangkat desa dengan munculnya PerBup no. 21 Thn 2022 sebagai dasar maka oleh para pengguna yg punya kepentingan lalu di manfaatkan untuk kesempatan yg indikasinya sebagai alat memperkaya diri melalui sebuah  kegiatan .

Nah dari sinilah para oknum oknum Kepala Desa yg berkepentingan memulai menentukan langkahnya menata rapi pada kroni kroninya yg tak jauh yaitu masih sanak keluarganya sendiri sendiri bahkan ada yang anaknya sendiri dilantik contohnya  Kades Ngringin , Kec. Lengkong ,  ( Ika Agustina ) suaminya bernama Suwarto menjabat.

Sekdes di Ngringin juga tahun yg lalu di PNS ke sebuah Kecamatan sedangkan Ika sendiri yg sekarang posisinya menjabat  Kades kemarin melantik anaknya  bernama Dian Pradana disaksikan oleh segenap masyarakatnya pada Jum’at , 23 Desenber 2022, Dian sebagai pewaris jabatan dari ayahnya yang kini menjabat Sekdes di desanya.

Terkesan  bahwa Dian memangku jabatan warisan atau jabatan  Dinasti. Contoh lain masih banyak yang mayoritas  berhasil menjadi Perangkat Desa adalah masih keluarganya Kades atau Peragkat Desa di desa tersebut, namun ada juga yg berjalan mulus sebatas kewajaran.

Nampak sekali bahwa yg menjadi peran utamanya adalah para Camat ,oleh publik dituding sebagai scenarionya . Camat atas tunjukan dari Kades maka sudah memesan kepada team penguji  mana yang harus diloloskan  dari ujian dan mana yg tidak,  dgn tujuan agar si calon pesanan tersebut bisa lulus dan dilantik menjadi perangkat desa. Hal ini memang sangat sulit jika dibuktikan secara hukum namun fakta dilapangan dapatlah dibaca setelah calon tersebut lulus dan berhasil dilantik menjadi Perangkat Desa. Eeeehhh…..ternyata permainan akal busuk para tikus tikus bersepatu tadi dengan mudah disaksikan, timbul kekecewaan dan membuat sakit hati bagi para calon lain yg benar benar  mampu akan tetapi tidak bisa berhasil lulus ujian karena metode testnya sudah diwarnai dengan berbagai permainan yg kotor dan tidak beres.

Opini publik kenapa test diuji diluar daerah dengan tujuan agar tidak mudah di ketahui hasil yg sebenarnya sesuai dgn perolehan nilai si calon. Yang ke dua yaitu untuk menutup para calon yg bukan kroni kroninya si pembawa calon agar tdk dapai melobi kepada para penguji test tersebut

Ketua LSM GMAS Nganjuk Sukamto.SPd melalui komentarnya Selasa , 3 Januari 2023 mengatakan bahwa pelaksanaan  Ujian Perangkat Desa di Kabupaten Nganjuk khususnya tidak ada yg beres  banyak kecurangan kecurangan dan kebohongan, hal ini merugikan orang banyak membuat dan menimbulkan masalah, karena ada yang ditunda tunda seperti Kecamatan Tanjunganom ini , Lha disinilah yang menjadi pertanyaan dan akhirnya diadakan di Blitar , ada apa ini ?

Salah satu Kades di wilayah Tanjunganom mengatakan pada  banyak awak media saat ditanya usai melaksanakan pelantikan Rabu, 4 Januari 2023 pk.10.oo bahwa test pengisian perangkat desa wilayah Kecamatan Tanjunganom memang dilaksanakan di salah satu Universitas di Blitar karena mengingat situasi yg kemarin terjadi permasalahan maka kami lebih baik menunda  waktu dan mencari Fakultas yang lain. Maaf bukannya kami  merendahkannya akan tetapi kami belum siap dan belum M U You dengan pihak UNMER. Dan disana mulai awal hingga akhir alhamdulillah berjalan lancar dan tidak ada gendala apa apa. (Bob,team)