JAKARTA, BeritaTKP — Seorang pelajar berinisial DK (16) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) rute Duri-Tangerang di wilayah Kalideres, Jakarta Barat.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Semanan Tembok Bolong, tepatnya dekat perlintasan kereta api Semanan Tembok Bolong.
Berdasarkan informasi awal, korban melaju menggunakan sepeda motor dari arah utara menuju selatan. Saat berada di sekitar perlintasan, motor yang dikendarainya tertabrak KRL yang bergerak dari arah timur menuju barat.
Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Foto di lokasi menunjukkan korban berada di sekitar area rel dan telah ditutupi kain, sementara warga terlihat menyaksikan dari balik pagar pembatas.
Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhillah membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyebut korban merupakan seorang anak sekolah yang tertabrak kereta di kawasan perlintasan Kalideres.
Selain menyebabkan korban meninggal, kecelakaan tersebut juga membuat sepeda motor korban mengalami kerusakan parah. Bagian depan KRL juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat kejadian itu.
Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan kecelakaan terjadi di perlintasan yang tidak resmi. Insiden tersebut sempat menyebabkan perjalanan KRL rute Duri-Tangerang mengalami gangguan sementara.
Petugas kemudian melakukan proses evakuasi dan penanganan hingga perjalanan kereta kembali dapat berjalan normal.(æ/red)





