Tangerang, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial MA diamankan polisi setelah diduga menusuk seorang perawat klinik gigi di Kota Tangerang, Banten. Polisi kini mendalami kondisi kejiwaan MA untuk mengetahui latar belakang tindakan penyerangan tersebut.
Kapolsek Jatiuwung, Kompol Robiin, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan psikologis terhadap pelaku.
Kasus penusukan itu terjadi di sebuah klinik gigi di Jalan Raya Regency, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Sabtu, 30 Mei 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Sebelum kejadian, MA diketahui baru saja menjalani tindakan pembersihan karang gigi. Setelah itu, ia meminta izin pergi ke toilet dan diantar oleh seorang perawat klinik gigi berinisial VS.
Namun, saat berada di area tersebut, MA diduga tiba-tiba menyerang korban menggunakan pisau. Korban disebut mengalami beberapa luka akibat tusukan, termasuk di bagian tangan hingga perut.
Usai kejadian, korban segera dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi masih menunggu hasil visum et repertum guna mengetahui kondisi luka korban secara lebih rinci.
Dalam penyelidikan awal, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga pelaku. Dari keterangan keluarga, MA disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sedang menjalani rawat jalan.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan kondisi kejiwaan MA. Pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan kondisi pelaku secara medis dan menentukan langkah hukum berikutnya.
Selain memeriksa saksi, polisi juga menyita barang bukti berupa pisau yang diduga digunakan pelaku dalam aksi penyerangan tersebut. Pelaku bersama barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kompol Robiin menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami motif penusukan tersebut. Polisi juga akan menyesuaikan proses penanganan perkara berdasarkan hasil pemeriksaan medis, psikologis, dan bukti-bukti yang dikumpulkan.
Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan. Polisi memastikan penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap secara jelas kronologi, motif, serta kondisi pelaku saat kejadian berlangsung.(æ/red)





