Surabaya,BeritaTKP.com – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, sebagai perusahaan daerah yang melayani kebutuhan vital masyarakat, seharusnya menjadi contoh dalam tata kelola perusahaan yang baik dan berkeadilan. Namun, belakangan ini, citra positif tersebut tercoreng oleh keluhan seorang tenaga lepas, Timur Wardhana, yang mengungkap dugaan praktik ketidakadilan di internal perusahaan.

Status Tak Jelas, Hak Terabaikan: Potret Buram Tenaga Lepas

Pengakuan Timur Wardhana tentang status kerja yang tidak jelas, pembayaran yang tidak sesuai, dan tugas di luar perjanjian, adalah potret buram yang menggambarkan nasib tenaga lepas di PDAM Surya Sembada. Apakah ini hanya kasus oknum atau merupakan masalah sistemik yang perlu dibongkar?

PDAM Surya Sembada: “Sekolah” atau Tempat Kerja Profesional?

Timur Wardhana merasa diperlakukan seperti siswa magang yang lebih fokus pada kegiatan pembelajaran daripada hasil kerja profesional. Pertanyaan yang muncul, apakah PDAM Surya Sembada benar-benar menghargai tenaga lepas sebagai mitra kerja yang kompeten, atau hanya sebagai “alat” untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu tanpa memberikan imbalan yang layak?

Transparansi dan Akuntabilitas: Harga Mati untuk PDAM

Sebagai perusahaan publik, PDAM Surya Sembada memiliki kewajiban untuk transparan dan akuntabel dalam setiap aspek operasionalnya, termasuk pengelolaan sumber daya manusia. Ketidakjelasan status kerja dan sistem pembayaran yang tidak adil adalah bentuk pelanggaran terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Saatnya Berbenah: PDAM Harus Mendengarkan Suara Kritis

PDAM Surya Sembada tidak bisa terus menerus mengabaikan keluhan tenaga lepas. Perusahaan harus membuka diri terhadap kritik dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perekrutan dan pengelolaan tenaga kerja non-karyawan. Jangan sampai citra PDAM sebagai perusahaan yang profesional dan berkeadilan hancur karena masalah internal yang tidak diselesaikan.

Pemerintah Kota Surabaya: Jangan Tinggal Diam!

Pemerintah Kota Surabaya, sebagai pemilik PDAM Surya Sembada, juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa perusahaan daerah tersebut dikelola secara profesional dan berkeadilan. Jangan biarkan kasus Timur Wardhana menjadi preseden buruk yang merusak iklim investasi dan kepercayaan masyarakat terhadap BUMD.

Masyarakat Surabaya: Kawal Kasus Ini Hingga Tuntas!

Masyarakat Surabaya memiliki hak untuk mengetahui kebenaran di balik keluhan Timur Wardhana. Mari kita kawal kasus ini hingga tuntas dan menuntut PDAM Surya Sembada untuk melakukan perbaikan yang signifikan. Jangan biarkan ketidakadilan merajalela di perusahaan kebanggaan kita!

Opini ini adalah bentuk kepedulian terhadap PDAM Surya Sembada dan harapan agar perusahaan tersebut dapat menjadi lebih baik di masa depan. Kebenaran harus ditegakkan, dan keadilan harus diperjuangkan. (lutfi)