
Jombang, BeritaTKP.com – Seorang pria bernama Usman Yudi (32), warga asal Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, nekat bunuh diri meloncat ke perlintasan rel yang ada di Dusun Johoclumprit, Desa/Kecamatan Sumibito , saat KA Bima sedang melintas.
Aksi bunuh diri tersebut terjadi pada Rabu (12/7/2023) kemarin malam, sekira pukul 20.00 WIB. awalnya, KA Bima jurusan Stasiun Gubeng-Stasiun Gambir sedang melaju kencang. Namun, saat melintas di KM 68+1 sampai KM 68+3, Usman tiba-tiba meloncat ke arah kereta.
Berdasarkan keterangan dari masinis, Kapolsek Sumobito, AKP Sulaiman mengatakan, waktu kereta melintas korban ini tiba-tiba loncat ke arah kereta. Tabrakan itu, membuat korban tewas seketika. Korban, juga sempat terseret hingga 200 meter dan kondisi tubuhnya hancur. “Kondisi tubuhnya hancur,” imbuhnya.
Proses evakuasi jasad korban, juga memakan waktu lama karena penyisiran anggota tubuh korban itu. “Tadi kita dibantu warga juga untuk penyisiran” tambah Sulaiman.
Jenazah korban, akhirnya dibawa petugas menuju RSUD Jombang untuk dilakukan pemeriksaan dan visum luar. “Kami juga mengamankan sepeda motor nopol L 2847 KX yang diparkir korban tidak jauh dari lokasi,” pungkasnya.
Terpisah, Manager Humas PT KAI DAOP 7 Madiun, Supriyanto membenarkan peristiwa tersebut. “Kejadiannya dilaporkan sekitar pukul 20.25, KA Bima tertemper orang di antara Stasiun Mojokerto dan Stasiun Sumobito,” ungkapnya, Kamis (13/7/2023).
Supriyanto menjelaskan, akibat kejadian itu perjalanan kereta api juga sempat terhambat. “KA Bima mengalami keterlambatan 15 menit,” pungkasnya. (Din/RED)





