Mojokerto, BeritaTKP.com – Aksi bunuh diri seorang remaja yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) mengejutkan warga Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Jasad korban yang masih berusia 18 tahun tersebut ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri tergantung dengan tali tambang melilit di lehernya, pada Minggu (30/10/2022) kemarin pagi.

Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati mengatakan, korban ditemukan ibu kandungnya dalam posisi gantung diri dengan tali tambang di dapur rumahnya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

“Saat saksi (ibu kandung) pulang dari mengikuti pengajian rutin dan saat masuk kedalam rumahnya kemudian melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri,” kata Tri.

Ibu korban kaget ketika menemukan anaknya yang merupakan pelajar SMA di Kecamatan Ngoro itu gantung diri dengan seutas tali tambang. Seketika ibu korban berteriak meminta tolong sambil berusaha mengangkat tubuh anaknya.

Tak lama kemudian, tetangga korban berdatangan untuk membantu membuka tali tambang yang mengikat leher pelajar kelas III SMA itu. Namun upaya melepas ikatan tali gagal, sehingga harus memotong tali dengan pisau. “Setelah korban diturunkan diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Tri.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian anggota Reskrim Polsek Ngoro bersama Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP.

Petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, kecuali hanya bekas jeratan pada leher. “Jenazah korban dilakukan pemeriksaan oleh bidan desa dan dipastikan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.

Untuk alasan mengapa korban melakukan hal tersebut, belum diketahui secara pasti apa motifnya. Hanya saja, menurut keterangan dari orang tua maupun tetangga korban akhir-akhir ini korban memang jarang bergaul dengan temannya dan selalu menyendiri.

“Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan visum atau autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” tandasnya. (Din/RED)