
Mojokerto, BeritaTKP.com – Nasib nahas menimpa Bagus Andrianto (28), pemuda asal Jombang yang menderita luka parah usai tersambar petir di Dam Sipon, Desa Pageluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Warga setempat bernama Subandio (55) mengatakan jika korban tersambar petir sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, korban bersama ketiga temannya sedang memancing ikan di Dam Sipon, tepi Sungai Brantas, sejak pukul 14.00 WIB.
Beberapa saat sebelum peristiwa nahas itu terjadi, kondisi langit di sekitar dam mendung gelap, hingga kemudian tiba-tiba korban disambar petir. Warga sekitar pun berdatangan ke lokasi untuk menolong korban.
Ketika itu, lanjut Subandio, kondisi Bagus masih sadar. Pemuda asal Dusun Prabon, Desa Blimbing, Kesamben, Jombang itu menderita luka parah pada bagian perutnya. “Luka bakarnya di bagian perut, perut dengan celana sampai lengket,” jelasnya.
Ketika warga menunggu ambulans untuk mengevakuasi Bagus ke rumah sakit, kata Subandio, hujan pun turun. “Korban sudah dibawa ke RSUD RA Basoeni, Gedeg,” ujarnya.
Saat hendak pulang sekitar pukul 15.45 WIB, korban mengangkat jorannya sembari menggulung senar. Saat itulah korban tersambar petir.
“Jorannya berbahan fiber, tapi lubang senar pancing berbahan logam. Iya (diduga logam itu yang memancing petir). Ponsel tidak bawa,” ungkap Kapolsek Gedeg, Iptu Sukaren.
Sambaran petir itu, kata Sukaren, menyebabkan telapak tangan kiri Bagus melepuh. Selain itu, korban juga luka bakar cukup parah di pinggul kiri hingga paha kiri. Sedangkan 3 rekan korban selamat. “Kondisi korban sadar, sekarang ditangani di IGD, pendengarannya normal,” katanya. (Din/RED)





