Tangerang, BeritaTKP.com – Seorang penjual cilok keliling berinisial R ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten . Penemuan jasad korban dalam kondisi mengenaskan membuat polisi menduga adanya unsur tindak kekerasan.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang rekannya yang datang untuk menemuinya. Namun setibanya di lokasi, saksi merasa curiga karena pintu kontrakan dalam keadaan terkunci dari luar.
Karena tidak mendapat respons dari dalam rumah, saksi kemudian meminta bantuan pemilik kontrakan untuk membuka pintu. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tertelungkup dengan sejumlah luka dan bercak darah di tubuhnya.
Kapolresta Tangerang, , menjelaskan bahwa penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan sejumlah saksi.
Rekan Serumah Jadi Fokus Pencarian
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan fakta bahwa korban tidak tinggal seorang diri di kontrakan tersebut. Ia diketahui menempati rumah kontrakan bersama seorang rekan yang saat jasad ditemukan tidak berada di lokasi.
Menurut keterangan saksi, korban dan rekannya baru sekitar 10 hari menempati kontrakan tersebut.
Keberadaan rekan serumah korban kini menjadi perhatian penyidik. Polisi masih berupaya melacak dan menemukan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.
Diduga Korban Penganiayaan
Meski penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan, aparat menduga korban meninggal akibat tindak penganiayaan.
Untuk mengungkap fakta sebenarnya, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian, serta menyisir area sekitar tempat tinggal korban guna mencari petunjuk tambahan.
Polisi juga masih menunggu hasil autopsi yang diharapkan dapat menjelaskan penyebab kematian serta waktu terjadinya peristiwa tersebut.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, kasus kematian penjual cilok tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif. Aparat kepolisian terus mendalami berbagai kemungkinan, termasuk hubungan korban dengan orang-orang terdekatnya serta aktivitas yang dilakukan sebelum ditemukan meninggal dunia.
Pihak kepolisian berharap hasil autopsi dan pemeriksaan saksi dapat membantu mengungkap secara jelas rangkaian kejadian yang menyebabkan kematian korban dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus ini.(æ/red)





