SURABAYA: BERITA- TKP. COM – Umumnya anak muda NTT- punya cita- cita menjadi pegawai negeri Paradigma ini berbeda dengan Martin Tokan, asal Kampung Pukaone, Desa Neleblolong, Kecamatan Ile Bolong, Adonara, Flores Timur, NTT. Di usia sangat muda Martin sukses menjadi pengacara beken di-Surabaya, Jawa Timur. Berikut sekilas kisah hidupnya.SENIN- 25/O7/2O22.
Martin Tokan lahir dirumah sakit Bukit, Lewoleba, Lembata pada 30 Januari 1985. Martin merupakan anak kedua dari bapak Cristianus Asan Leki dan ibu Helena Kewae Bolen Masa kecilnya sampai dengan usia 18 tahun, Martin dan keluarga tinggal diKalimantan- karena ayahnya bekerja diperusahaan kayu, PT. Ratah Timber Company,, Sayangnya- saat Martin berusia 14 tahun, ibunda tercinta meninggal dunia karena sakit dimasa kecilnya, Martin- menunjukkan kecerdasan dan semangat juang yang tinggi dia lebih aktif dibandingkan dengan ketiga saudaranya, Imanuel Tokan, Damianus Geroda Bayon, dan Maria Paulina Kewae Bolen. Setelah beberapa tahun kemudian, Martin mempunyai Ibu sambung yang bernama Bulu Sadu yang memberinya seorang adik tiri, Brigita Ina Tokan.
Memasuki masa remaja, Martin justru sering menunjukkan perilaku nakalnya yang sangat membuat ayahnya cemas Martin pun putus sekolah di bangku SMA. Tahun 2002, sang ayah memutuskan untuk memindahkan Martin ke Surabaya dalam pengasuhan adik dari ayahnya, bapak Thomas Raya Tokan.
Di, kota Surabaya, Martin merasa lebih tertantang apalagi, dia pernah berjanji pada almarumah ibunya bahwa dia harus sukses untuk bisa membahagiakan keluarga tidak- lama dalam asuhan bapak Thomas Raya Tokan, Martin ingin hidup mandiri dan memutuskan tinggal diMargasiswa Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Surabaya, mengikuti Ancys Uba Ama, seorang keluarganya dari kampung yang lebih dulu tinggal diasrama PMKRI tersebut. Sekitar sembilan bulan disitu, hidup Martin dan si, kakak ini sangat memprihatinkan Lebih sering makan sekali- sehari, Tapi- itulah yang membentuk- kami jadi manusia berguna dikemudian hari,”ujarnya.
Suatu ketika, Martin menerima tawaran untuk menguji talenta didunia akting, Dengan penuh semangat, dia mengikuti test akting tersebut dan lolos Martin pun ke Jakarta untuk mengikuti shooting Pada hari pertama mengikuti shooting, dia mendapatkan pengalaman baru. Ternyata tidak mudah untuk menjadi artis karena harus standby dilokasi shooting seharian penuh Merasa tidak cocok, Martin memutuskan kembali ke Surabaya.
Pada suatu hari Martin bertemu dengan seseorang yang akhirnya merubah jalan hidupnya hingga kini, Sosok itu bernama Arnold Nope- Nitbani, asal So’E Kabupaten Timor- Tengah Selatan, yang kemudian menjadi ayah- angkatnya Arnold Nope Nitbani adalah seorang Katolik yang taat Dia menghabiskan hari- harinya sebagai Pelayan Tuhan (Pendoa). Selain menyekolahkan Martin, hingga selesai dibangku SMA- Arnold Nope juga mendidik- Martin menjadi pribadi yang lebih baik dan takut akan Tuhan Martin sering diajak beliau memberikan pelayanan doa dari rumah ke rumah maupun dikantor- kantor.
Seiring berjalannya waktu, atas dukungan luar biasa dari sobat karibnya, Rolland Elias Potu, Martin sukses membuka kantor pengacara sendiri Kantor yang berlokasi diperumahan elit Citraland ini diberi nama MT Law Office berdiri pada 24 April 2022 dan pemberkatan kantor oleh Romo Dami.
Kini, Martin sedang menangani beberapa kasus pidana seperti pencemaran nama baik, penipuan dan penggelapan serta tindak pidana cyber- crime dan perkara- perdata yaitu perceraian, gugatan harta bersama, gugat waris, gugatan wanprestasi dan gugatan perbuatan melawan hukum baik di-Surabaya, Sidoarjo dan Malang.
Martin juga- menjadi Corporate Lawyer/Pengacara Perusahaan baik di- Jakarta, Surabaya, Semarang Australia Spanyol antara lain PT. Stoddart Asia Pacific PT. CFM- Spanyol PT. Caterindo Surabaya PT. Jerindo Sari UtamaSurabaya, Jakarta, Semarang, Australia PT.Indo Perkasa Abadi Pandaan Jawa- Timur.
Diluar kesibukannya sebagai penacara- saat ini Martin sedang menjalani pendidikan Magister Ilmu
Hukum diUniversitas Bhayangkara- Surabaya, Impian terbesarnya adalah menjadi pengacara sukses dan sumber berkat bagi orang lain. Dia berpesan dan memotivasi orang orang muda dengan mengutip ayat- Alkitab, Tetapi orang- orang yang menanti- nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru, mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah (Yesaya 40:31),Ayat- AlKitab tersebut diatas-lah ilham dari Tuhan Yesus sehingga berdirilah MT Law Office dengan simbol sayap rajawali(yud/ub)Ungkapnya(ERS).






