Sukabumi, BeritaTKP.com – Seorang pria yang mengenakan atribut organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya diamuk massa setelah tertangkap tangan mencuri dua dus kopi di sebuah warung di Kampung Kadupugur, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (2/1/2026).

Aksi pencurian bermula saat pemilik warung, Usep (50), mencurigai dua pria yang mendekati tokonya bertepatan dengan waktu salat Jumat. Kecurigaan tersebut terbukti ketika salah satu pelaku tiba-tiba membawa kabur barang dagangan dari dalam warung.

“Saya lihat pelaku mengambil dua dus kopi lalu kabur. Saya kejar dan motornya saya tendang sampai jatuh. Satu pelaku sempat melawan, sementara rekannya melarikan diri ke arah Palabuhanratu,” ujar Usep.

Keributan sempat terjadi ketika warga yang baru selesai melaksanakan salat Jumat berdatangan ke lokasi. Situasi memanas hingga pelaku nyaris menjadi sasaran tindakan main hakim sendiri.

Untuk menghindari hal tersebut, Pemerintah Desa Sukadamai bergerak cepat mengamankan pelaku ke kantor desa. Kepala Desa Sukadamai, Rudi Hartanto, mengatakan pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Cibadak sekitar pukul 13.00 WIB untuk proses hukum lebih lanjut.

“Langkah ini kami ambil untuk mencegah amukan warga yang semakin banyak berkumpul,” kata Rudi.

Atribut Ormas Dipastikan Palsu

Peristiwa ini sempat memicu polemik karena pelaku terlihat mengenakan atribut ormas GRIB Jaya. Namun, Sekretaris GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi, Endan Sukmawan, menegaskan bahwa pelaku bukan merupakan anggota resmi organisasinya.

“Kami sangat dirugikan. Setelah kami lakukan klarifikasi, yang bersangkutan bukan anggota GRIB Jaya. Ia tidak memiliki Kartu Tanda Anggota dan atribut tersebut dibeli secara daring,” tegas Endan.

Pihak GRIB Jaya menyatakan akan meminta pelaku menyampaikan permintaan maaf secara terbuka untuk memulihkan nama baik organisasi. Saat ini, pelaku masih diamankan di Polsek Cibadak dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(æ/red)