Warga di jalan Reda, Sidorejo, Medan Tembung, Medan, digegerkan oleh penemuan jasad seorang mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) berinisial MAN (22) di kamar kosnya.

Medan, BeritaTKP.com – Warga di Jalan Reda, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, digegerkan oleh penemuan jasad seorang mahasiswi berinisial MAN (22) di kamar kosnya. Korban diketahui merupakan mahasiswa Universitas Negeri Medan.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh kekasihnya, Sanggam Elroi Marbun (21), pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu ia datang ke kamar kos korban, namun tidak mendapat respons ketika memanggilnya.

Merasa curiga, terlebih setelah mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar, Sanggam kemudian memanggil beberapa rekannya, yakni Johannes, Hardi, dan Francen, untuk membantu memeriksa kondisi korban. Mereka akhirnya memutuskan mendobrak pintu kamar kos tersebut.

Setelah pintu terbuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi telentang di atas tempat tidur. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pemilik kos dan pihak kelurahan, yang kemudian meneruskannya ke kepolisian setempat.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengatakan petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim Inafis, korban ditemukan dalam kondisi tidak mengenakan pakaian saat berada di tempat tidur.

Namun dari pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Korban diketahui merupakan warga asli Kota Tebing Tinggi yang sedang menempuh pendidikan di Medan. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Aroma tidak sedap yang tercium di kamar kos tersebut mengindikasikan korban diduga telah meninggal dunia lebih dari satu hari sebelum akhirnya ditemukan. Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan penyebab kematian mahasiswi tersebut.(æ/red)