Mojokerto,BeritaTKP.com  – Bencana longsor terjadi di wilayah Desa Kambengan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu sore sekitar pukul 15.15 WIB. Longsor tersebut terjadi di area atas Lesehan Agung, Jalan Kambengan, Cepokolimo, dan menyebabkan satu unit mobil berwarna abu-abu terperosok saat berusaha menghindari material longsor yang tiba-tiba menutup badan jalan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pengemudi berhasil menyelamatkan diri setelah kendaraan tergelincir ke sisi jurang jalan yang penuh dengan tumbuhan bambu. Kejadian ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar dan pengguna jalan.

Akibat longsor ini, akses Jalan Kambengan ditutup total untuk sementara waktu. Penutupan jalur ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan untuk melakukan pembersihan material longsor. Pihak berwenang saat ini sedang melakukan upaya pembersihan dan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Pihak berwenang dan tim SAR segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor. Mereka bekerja keras untuk memastikan keselamatan warga dan memulihkan akses jalan secepat mungkin. Dengan peralatan yang memadai, tim SAR berusaha membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

Warga dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di wilayah yang rawan longsor. Jika memungkinkan, hindari jalur yang tertutup dan ikuti instruksi dari pihak berwenang untuk memastikan keselamatan. Selalu prioritaskan keselamatan dan jangan mengambil risiko yang tidak perlu.

Cuaca hujan yang cukup. Curah hujan yang tinggi di wilayah Pacet dapat meningkatkan risiko longsor. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini.

Masyarakat setempat juga berperan penting dalam upaya penanganan bencana. Dengan kerja sama yang baik antara pihak berwenang dan masyarakat, proses evakuasi dan pembersihan material longsor dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

Setelah proses pembersihan selesai, akses jalan akan dipulihkan secara bertahap. Pihak berwenang akan memastikan bahwa jalan tersebut aman untuk dilalui sebelum dibuka kembali untuk umum. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dapat kembali normal tanpa adanya gangguan berarti.(Imam B)