Nganjuk, BeritaTKP.com — Lima truk trailer bermuatan kontainer 40 feet melintas beriringan di ruas jalan kabupaten yang terhubung ke jalur desa wilayah Sambikenceng, Desa Katerban, menuju Dusun Kuniran, Desa Kemlokolegi, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Iring-iringan kendaraan berdimensi besar tersebut menjadi perhatian warga karena memanjang dan mendominasi badan jalan.

Secara teknis, satu unit kontainer 40 feet memiliki panjang boks sekitar 12 meter. Jika ditambah kepala truk (tractor head), total panjang kendaraan dapat mencapai 16–18 meter, dengan lebar sekitar 2,5 meter dan tinggi mendekati 4 meter. Saat lima unit berjalan beriringan, arus lalu lintas sempat melambat dan sejumlah pengguna jalan terpaksa menepi untuk memberi ruang.

Peristiwa ini mengingatkan warga pada kejadian 23 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, ketika dua kontainer terekam melintas di pertigaan Pasar Dusun Sambikenceng dan memicu kemacetan. Dalam video yang beredar terdengar keluhan seorang pengendara:

“Piye lur iki lur, macet parah! Ono kontener gedi-gedi loro iki. Dudu kelas jalane piye wong Sambikenceng…”

Pada kejadian terbaru, warga juga menyoroti tidak terlihatnya mobil Patroli dan Pengawalan (Patwal) resmi dari kepolisian yang lazim digunakan dalam pengamanan iring-iringan kendaraan besar.

Sejumlah warga menduga kontainer tersebut mengangkut peralatan pabrik penetasan telur (hatchery) milik yang tengah dikembangkan di wilayah Dusun Kuniran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait muatan maupun mekanisme pengawalan.

Mengacu pada  aturan  penggunaan jalan wajib memperhatikan aspek keselamatan, ketertiban, serta kesesuaian kelas dan daya dukung jalan.

Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan dan instansi terkait. Hak jawab terbuka sesuai ketentuan perundang-undangan pers. ( Bob,team )