Situbondo, BeritaTKP.com – Ledakan hebat yang diduga berasal dari bahan petasan mengguncang Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kabupaten Situbondo. Dampaknya, satu rumah hancur total dan 11 rumah lainnya mengalami kerusakan, sementara tujuh orang menjadi korban.
Tim Identifikasi Satreskrim Polres Situbondo bersama Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyisiran puing-puing bangunan, polisi mengamankan sedikitnya 18 barang bukti.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan, temuan di lokasi menguatkan dugaan adanya aktivitas perakitan petasan sebelum ledakan terjadi.
“Kami mengamankan selongsong petasan, alat penggulung, sumbu, rekaman CCTV, hingga pakaian korban. Semua bukti merujuk pada bahan peledak jenis low explosive,” ujar Bayu, Jumat (20/2/2026).
Ledakan tersebut juga meninggalkan bekas cekungan di lantai rumah dengan diameter sekitar 52 sentimeter dan kedalaman 7 sentimeter.
“Cekungan itu terbentuk murni akibat daya tekan ledakan, bukan karena adanya bunker penyimpanan,” jelasnya.
Korban dan Kerusakan
Akibat insiden tersebut, satu rumah di lokasi utama ledakan rata dengan tanah. Sebanyak 11 rumah lain mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti kaca pecah dan atap runtuh.
Total korban tercatat tujuh orang, terdiri dari satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka berat, sebagian besar luka bakar di atas 50 persen.
Polisi hingga kini belum dapat meminta keterangan mendalam dari para korban karena kondisi fisik dan psikologis mereka masih memprihatinkan.
“Korban rata-rata mengalami luka bakar serius dan masih dalam kondisi syok berat. Prioritas kami saat ini adalah penanganan medis,” tambah Bayu.
Pihak kepolisian masih mendalami asal-usul bahan baku peledak yang digunakan dalam peristiwa tersebut. Kejadian ini menjadi peringatan serius tentang bahaya perakitan bahan peledak di kawasan permukiman padat penduduk.(æ/red)





