Bandar Lampung, BeritaTKP.com – Warga Gang Mawar 1, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia (lansia) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (5/8/2026) pagi. Korban diketahui bernama Jasmin (69) dan ditemukan dalam kondisi jasad telah membusuk.

Penemuan jenazah bermula dari kecurigaan keponakan korban, M. Nurdiansyah (26), yang mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah pamannya. Selain bau menyengat, ia juga melihat banyak lalat beterbangan di sekitar pintu rumah yang terkunci dari dalam.

Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Nurdiansyah kemudian meminta bantuan Ketua RT dan petugas Linmas untuk membuka pintu rumah.

Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang di lantai rumah dan dipastikan telah meninggal dunia.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan pihak kepolisian segera mendatangi lokasi bersama Tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban ditemukan dalam posisi terlentang di lantai rumah. Saat ditemukan, jenazah sudah mengalami pembusukan,” ujar Agustina, Kamis (6/8/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, korban hanya mengenakan celana pendek dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun barang-barang miliknya yang hilang. Polisi juga menerima keterangan dari pihak keluarga bahwa Jasmin memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Berdasarkan informasi keluarga, sekitar sepekan sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat terjatuh dan mengalami muntah-muntah di sekitar rumah. Setelah itu, ia sempat menjalani pengobatan di sebuah klinik tradisional sebelum kembali ke rumah pada Minggu (2/8/2026).

Korban terakhir kali terlihat oleh warga pada Senin (3/8/2026) siang ketika membeli makanan.

Pihak keluarga memilih tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk menjalani visum luar.

Meski dugaan sementara korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya, polisi memastikan penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kematian dan menutup kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

“Hasil olah TKP tidak menemukan indikasi kekerasan. Namun, kami masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan para saksi guna memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa ini,” jelas AKP Agustina Nilawati.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal seorang diri, sehingga kondisi kesehatan maupun keselamatan mereka dapat terus terpantau oleh keluarga maupun lingkungan sekitar.(æ/red)