Petugas Unit 3 PJR Polda Jawa Timur melakukan proses pemadaman.

Mojokerto, BeritaTKP.com – Sebuah lahan hanya berisikan rumput ilalang kering yang berada di pinggir ruas KM 710/B Jalan Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) tepatnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto mengalami kebakaran, pada Rabu (18/7/2023) kemarin.

Asap putih pekat yang dihasilkan dari lokasi kebakaran tersebut dikhawatirkan dapat menganggu pengendara. Untuk menangani peristiwa itu, petugas Unit 3 PJR Polda Jawa Timur yang mendapat laporan terkait kebakaran dari pengguna jalan tol langsung bergerak cepat menuju lokasi kebakaran.

Tak hanya itu, satu mobil pengendali air milik Unit 3 PJR Polda Jawa Timur diterjunkan ke lokasi. Dengan selang yang disambungkan dari mobil damkar, petugas melakukan pemadaman di lokasi kebakaran. beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak sampai merembet ke lahan di sampingnya.

Hal tersebut dibenarkan Kanit PJR Jatim III Ditlantas Polda Jatim AKP Imam Sayfudin Rodji. “Kebakaran lahan kering di KM 710/B ruas Tol Jomo. Kebakaran terjadi sekira pukul 16.40 WIB, lokasinya dari arah Mojokerto menuju Jombang sisi kiri,” ungkapnya, Rabu (19/7/2023) kemarin.

Pihaknya menduga, alasan terbakarnya lahan ilalang kering tersebut dikarenakan unsur kesengajaan. Kanit mengeaskan adanya larangan membakar lahan di area jalan tol karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas bahkan memicu fatalitas kecelakaan.

“Tidak boleh membakar lahan di samping jalan tol karena bisa mengganggu arus lalu lntas, menutup jarak pandang yang memicu kecelakaan. Namun beruntung, pantauan asap akibat kebakaran lahan tidak sampai mengganggu arus lalu-lintas di jalan tol,” katanya.

Petugas PJR mengatur arus lalu-lintas dengan membawa bendera merah sebagai tanda ke pengguna jalan tol. Tujuannya agar pengguna jalan tol mengurangi kecepatan dampak dari asap kebakaran lahan.(Din/RED)