
Ngawi, BeritaTKP.com – Korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut antara Bus Pariwisata rombongan tour SMAN 1 Sidoarjo kini bertambah menjadi dua orang. Korban kedua adalah siswa berinisial NA (17) warga asal Sidoarjo.
Korban meninggal dunia sebelumnya adalah seorang guru BK bernama Sutining Hidayang (59), warga asal Kabupaten Sidoarjo. Sutining dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara NA meninggal saat sudah mendapatkan perawatan di RS At Tin Husada Ngawi.
Kecelakaan yang terjadi pada Kamis (18/1/2024) kemarin malam tersebut melibatkan bus pariwisata rombongan dari SMAN 1 Sidoarjo bernomor polisi (nopol) W 7473 UP dengan truk bernopol L 8216 GE. Bus terguling keluar dari jalan tol setelah menghindari truk di depannya yang mengalami pecah ban.
Hingga pukul 22.00 WIB, proses evakuasi oleh petugas masih berlangsung. Korban luka dievakuasi ke dua rumah sakit, yakni RS Atin Husada dan RS Widodo Ngawi yang terdekat dengan lokasi kecelakaan. Untuk korban meninggal sudah dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi.
Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono mengatakan truk tersebut dikemudikan oleh Sukmo Asmoro (33) warga Kalipucang Kulon, Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara. Sementra bus pariwisata itu dikemudikan oleh Riwiyono (50) warga Desa Bulang Kecamatan Prambon Sidoarjo.
Argowiyono menjelaskan, kecelakaan terjadi setelah truk yang mengalami pecah ban, oleng ke kanan. Sementara itu, bus yang dinaiki oleh korban menabrak truk yang akhirnya keduanya terguling dan masuk parit.
Akibatnya, dua orang meninggal dunia. Satu meninggal di lokasi kejadian, dan satu lagi meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. “Untuk lukanya, bagi yang luka ringan ini lecet-lecet saja. Kemudian, untuk yang meninggal ini di belakang sopir jadi mungkin tergencet,” lanjut Argo.
Argo mengungkapkan, saat ini korban luka sebanyak 21 orang masih menjalani perawatan di RS Widodo, RS At Tin, RSUD dr Soeroto Ngawi. Mereka masih menunggu pihak keluarga untuk dijemput. “Rata-rata keluarga Sidoarjo, dan Surabaya,” kata Argo. (Din/RED)





