
Sidoarjo, BeritaTKP.com – Puluhan korban penipuan proyek apartemen Sipoa mendatangi Mapolresta Sidoarjo. Kedatangan mereka dalam rangka memenuhi panggilan pemeriksaan tuduhan lahan sengketa.
Dikutip dari artikel Detikjatim, salah satu perwakilan para korban, yakni Tjandrawarti Prayitno bersama para korban lainnya membentangkan berbagai poster berisi ungkapan kecewa di Mapolresta Sidoarjo. “Kami bersama korban proyek Sipoa ini memenuhi panggilan polisi, padahal kami ini merupakan korban proyek Sipoa,” kata Siok, Kamis (3/7/2023) kemarin.
Tjandrawarti lalu mempertanyakan kejanggalan laporan tuduhan, padahal sebelumnya dirinya dan anggota paguyuban ‘Siok Cinta Damai’ adalah masyarakat yang dirugikan oleh Sipoa. Dirinya dengan tegas akan siap melawan balik, apabila tuduhan terhadap dirinya tidak terbukti. “Kami akan menuntut balik, karena tuduhan tersebut tidak terbukti,” ujarnya.
Ia menambahkan kasus dugaan penipuan yang menimpa sekitar 800 orang di paguyuban Siok Cinta Damai dengan kerugian sekitar Rp 75 miliar ini segera dikembalikan. “Jumlah warga yang dirugikan oleh Sipoa di kelompok kami sejumlah 800 orang, nilai kerugiannya sekitar Rp 75 miliar,” tandas Siok. (Din/RED)





