TUBAN ,BeritaTKP.com – Hanya dua hari setelah angin puting beliung melanda Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Senin (8 Desember 2025), Pelaksana tugas (Plt) Kapolres Tuban Kombespol Agung Setyo Nugroho, S.I.K, langsung turun ke lapangan untuk memimpin kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada warga yang terdampak. Kegiatan yang dilakukan pada Rabu (10 November 2025) menjadi bukti nyata kepedulian Polres Tuban terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan akibat cuaca ekstrem.
Rombongan yang dipimpin Kapolres sendiri terdiri dari para pejabat utama Polres Tuban, seperti Wakapolres, Kabag Operasi, Kabag Hukum dan Humas, serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Tuban. Mereka menyambangi beberapa lokasi terdampak yang paling parah, antara lain Dusun Semanding Lor, Dusun Semanding Kidul, dan Dusun Sidoarjo, untuk menyerahkan bantuan secara langsung dan melihat kondisi kerusakan yang dialami warga secara mendekat.
Selama mengunjungi lokasi, pemandangan yang menyedihkan tampak jelas: ratusan rumah dengan atap yang terbang, genteng yang berserakan di jalan raya dan halaman rumah, serta pohon yang tumbang menutupi akses jalan. Kombespol Agung berhenti di depan rumah warga yang rusak parah, berbicara langsung dengan pemiliknya, dan menanyakan kondisi mereka setelah musibah. “Saya sungguh prihatin melihat kondisi ini. Semoga warga bisa cepat bangkit dan kembali ke kehidupan normal,” ujarnya sambil menepuk bahu seorang warga yang terlihat sedih.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Kapolres menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi pada Senin lalu menimbulkan dampak kerusakan terhadap ratusan rumah warga. “Berdasarkan laporan sementara dari tim penelitian yang kami kirimkan, ada sekitar 370 rumah yang terkena dampak – 120 di antaranya rusak parah, 180 rusak sedang, dan 70 rusak ringan. Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap karena kekuatan angin yang mencapai 150 km/jam,” jelasnya. Namun, dia juga mengucapkan syukur karena tidak ada korban jiwa yang terjadi. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya 5 warga yang mengalami luka ringan karena terkena puing-puing yang terbang, dan mereka sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Semanding sejak hari yang sama,” ucapnya dengan nada lega.
Menurut Kapolres, kehadirannya bersama jajarannya selain untuk melihat dampak yang ditimbulkan, juga untuk menyampaikan keprihatinan dan memberikan bantuan untuk sedikit meringankan beban warga yang terkena musibah. Bantuan yang diberikan berupa sembako lengkap, seperti beras 5 kg, mie instan 2 bungkus, minyak goreng 1 liter, telur 1 kg, dan air minum kemasan 1 dus. “Bantuan ini mungkin tidak banyak, tetapi ini adalah tanda bahwa Polri selalu ada di samping masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan bantuan terpenting,” katanya.
Yang paling menarik, pihak Polres Tuban tidak hanya memberikan bantuan material – mereka juga membawa tim kesehatan dan tim trauma healing untuk mengembalikan psikologis para korban, terutama anak-anak. Tim kesehatan yang terdiri dari 4 dokter dan 6 perawat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuban melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga yang terdampak, memberikan obat-obatan bebas, dan memberikan nasihat tentang bagaimana menjaga kesehatan setelah musibah, terutama menghindari penyakit menular akibat lingkungan yang kotor.
Sementara itu, tim trauma healing yang terdiri dari 3 konselor dan 2 tenaga sosial melakukan sesi berbicara dengan anak-anak yang mengalami ketakutan setelah melihat rumahnya rusak atau menyaksikan musibah tersebut. Mereka menggunakan metode bermain dan bercerita untuk membuat anak-anak merasa nyaman dan mengungkapkan perasaannya. “Anak-anak seringkali menjadi korban tersembunyi dalam musibah. Mereka mungkin merasa takut, cemas, atau bahkan malu karena rumahnya rusak. Sesi trauma healing ini bertujuan untuk membantu mereka mengatasi perasaan tersebut dan kembali merasa aman,” jelas salah satu konselor dalam tim.
Kombespol Agung juga menjanjikan bahwa Polres Tuban akan membantu tenaga untuk membenahi rumah-rumah warga yang rusak. “Kita juga akan bantu tenaga – baik dari anggota polisi maupun sukarelawan – untuk membersihkan puing-puing dan memperbaiki bagian atap yang rusak dengan menggunakan genteng yang masih layak. Kami juga akan bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Tuban untuk mendapatkan bantuan material tambahan, seperti genteng dan paku, untuk rumah yang rusak parah,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Selasa pagi (9 November) – hanya sehari setelah musibah terjadi – puluhan anggota Polres Tuban dipimpin Kabag Ops Kompol Mochamad Faqih sudah turun ke lokasi untuk ikut membantu membersihkan puing-puing material bekas sapuan angin puting beliung. Anggota polisi berpakaian lapangan bekerja bersama warga secara harmonis: mereka membersihkan sisa-sisa genteng yang berjatuhan di jalan, memperbaiki bagian atap yang rusak dengan cepat, serta menyingkirkan pohon yang tumbang agar akses jalan bisa terhubung kembali.
“Kami tidak mau menunggu lama. Segera setelah mendapatkan informasi tentang musibah, kami langsung mengirimkan anggota untuk membantu. Kerja sama antara polisi dan warga sangat bagus – banyak warga yang turut membantu tanpa dipanggil,” ujar Kompol Mochamad Faqih. Beberapa warga bahkan membawa makanan dan minuman untuk memberi semangat kepada anggota polisi yang bekerja keras di lapangan sejak pagi hari.
Warga yang terdampak menyampaikan rasa terima kasih yang dalam atas bantuan yang diberikan oleh Polres Tuban. Siti Aminah, seorang ibu rumah tangga yang rumahnya rusak parah, mengatakan, “Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Polres yang segera datang membantu. Saya tidak punya uang untuk memperbaiki rumah, tapi dengan bantuan mereka, setidaknya saya bisa makan dan anak-anak saya tidak lagi takut. Terima kasih banyak, Pak Kapolres.”
Selain itu, Kepala Desa Semanding Lor, Bapak Sutrisno, juga menyampaikan apresiasi. “Kami sangat menghargai kecepatan respon Polres Tuban. Mereka tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga turun langsung membantu bekerja. Ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar peduli dengan masyarakat kecil seperti kita,” katanya.
Kombespol Agung menutup kesempatan tersebut dengan menegaskan bahwa Polres Tuban akan terus memantau kondisi warga dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan. “Kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus bekerja sama dengan instansi lain dan masyarakat untuk membantu warga yang terdampak bangkit kembali secepatnya. Polri selalu ada untuk masyarakat,” tegasnya sebelum meninggalkan lokasi untuk melanjutkan penyaluran bantuan ke dusun lain. (Penulis: hms/Imam | Redaksi: BeritaTKP)





