Surabaya, BeritaTKP.com – Aksi tak terduga dilakukan Irawan, warga Jalan Dukuh Pakis, Kota Surabaya, yang gelap mata karena merasa dipermainkan oleh Wawan (35), penghuni kosnya. Irawan menusuk punggung Wawan menggunakan pisau, lantaran kesal tidak diberi uang dari hasil penjualan peralatan motornya (tap drat).

Korban yang mendapatkan luka tusukan dari Irawan harus dilarikan ke rumah sakit guna menjalani perawatan medis di RS Wiliamboth. Sedangkan Irawan ditangkap polisi di TKP usai kejadian. Dan kini Irawan harus mendekam di Mapolsek Dukuh Pakis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Motifnya, tersangka sakit hati karena korban janji-janji terus ketika diminta uang penjualan peralatan motor,” ungkap Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis Ipda Aman Hasta, Selasa (27/9/2022) kemarin.

Diketahui aksi tersebut bermula saat Irawan disuruh membeli peralatan motor oleh korban seharga Rp 100 ribu milik temannya. Kemudian olehnya dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. “Saya ditawari korban untuk dijual lagi dengan harga tinggi. Lagian daripada peralatan itu menganggur di rumah akhirnya mau saja,” jelas Irawan saat ditemui di Mapolsek Dukuh Pakis.

Irawan mengatakan, jika peralatan dititipkan ke teman Wawan di Pasar Gembong. Beberapa hari kemudian, Irawan menagih uang hasil penjualan peralatan tersebut, namun korban selalu hanya memberikan janji-janji terus.

Karena ditagih terus oleh Irawan membuat Wawan jengkel. Kemudian menantang tersangka. “Korban malah nantang saya untuk menyelesaikan di luar,” ujar Irawan, bapak dua anak ini.

Ternyata, Irawan ternyata sudah siap menjawab tantangan dari korban karena sudah lebih dulu menyiapkan pisau dapur di balik bajunya. Di saat korban dalam posisi membelakanginya, Irawan langsung menusuk punggungnya. “Korban juga melawan dengan membalas melempar batu mengenai tangan saya,” ungkap Irawan.

Keluarga Irawan dengan dibantu warga kemudian melerai perkelahian keduanya dan membawa Wawan ke rumah sakit terdekat. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Dukuh Pakis sehingga tersangka dapat diamankan polisi beberapa jam usai kejadian di warkop sekitar TKP. (Din/RED)