Aceh, BeritaTKP.com –  Peristiwa penolakan kedatangan tim vaksinasi di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Kabupaten Barat Daya, sudah berakhir secara restorative justice. Sebanyak 7 orang warga yang terlibat dalam aksi tersebut kini ditunjuk untuk menjadi Duta Vaksin Covid-19.

Tujuh warga yang ditunjuk untuk menjadi Duta Vaksin sebelumnya sudah divaksinasi terlebih dahulu dan telah membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama di lain hari.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy mengatakan, hal tersebut dilakukan berdasarkan perintah Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar, agar persoalan itu diselesaikan dengan cara baik-baik.

“Kapolda memerintahkan agar permasalahan tersebut diselesaikan dengan cara soft approach melalui restorative justice,” sebut Winardy dalam keterangannya, Senin (04/10).

Langkah ini diambil karena warga yang terlibat dalam aksi penolakan vaksinasi tersebut sudah mengerti tentang vaksinasi, dan mereka pun sudah bersedia untuk divaksin.

Winardy berharap hal serupa tidak akan pernah terjadi lagi. Karena prinsip restorative justice adalah salah satu prinsip penegakan hukum dalam penyelesaian perkara yang dapat dijadikan instrumen pemulihan terhadap tindakan yang dianggap melawan hukum.

Pelaksanaan vaksinasi di PPI Ujung Serangga saat ini berjalan cukup baik. Masyarakat dan para pedagang ikan sudah mulai memberikan antusias untuk menerima vaksin. Bahkan diantara mereka dijadikan inisiator pelaksanaan vaksinasi di wilayah tersebut.

“Berkat edukasi dari seluruh pihak di Abdya, mereka kini sudah paham akan pentingnya vaksin dan sudah siap untuk divaksin. Bahkan mereka sekarang menjadi inisiator vaksin di PPI,” ujar Winardy.

Vaksinasi tahap pertama bagi warga sekitar dilakukan pada hari Jumat (01/10) di PPI Ujong Serangga. Warga yang awalnya menolak akhirnya mulai melunak, mereka mengaku mau divaksin tanpa adanya pemaksaan.

“Vaksinasi yang saya lakukan atas dasar keinginan saya sendiri, tidak ada pemaksaan dari pihak manapun,” kata Azhar seorang warga Susoh, Aceh Barat Daya. (RED)