Tambora, BeritaTKP.com – Kebakaran yang melanda sebuah rumah toko (ruko) konfeksi di kawasan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (13/3/2026) dini hari menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka, termasuk petugas pemadam kebakaran yang sedang melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Ahmad Saiful Kahfi, menyampaikan bahwa lima petugas pemadam mengalami luka saat proses pemadaman berlangsung. Para petugas tersebut berinisial KSD (40), RDB (38), SFA (35), ADT (40), dan SYD.
Menurutnya, para petugas mengalami luka akibat beberapa kondisi saat melakukan penanganan kebakaran. Ada yang tertimpa reruntuhan bangunan ruko, mengalami sesak napas akibat asap tebal, hingga ada yang terjatuh dari tangga saat berusaha memadamkan api.
Untuk mengatasi kebakaran tersebut, sebanyak 28 unit mobil pemadam kebakaran bersama sekitar 140 personel dikerahkan ke lokasi yang berada di Jalan Tanah Sereal RT 11 RW 9, Kelurahan Tanah Sereal, Tambora. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi.
Selain petugas pemadam, dua warga juga dilaporkan mengalami luka akibat insiden tersebut. Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, kedua korban warga tersebut berinisial ANS (17) dan SBL (16). Keduanya mengalami luka pada telapak kaki serta sesak napas saat kebakaran terjadi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Yohan, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut tidak hanya berdampak pada bangunan ruko konfeksi, tetapi juga merembet ke sejumlah bangunan lain di sekitarnya. Beberapa di antaranya adalah rumah tinggal serta sebuah warung makan Tegal.
Akibat peristiwa tersebut, sekitar 200 jiwa dari puluhan kepala keluarga yang tinggal di dua wilayah rukun tetangga (RT) dilaporkan terdampak.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga setelah melihat para karyawan konfeksi berlarian keluar sambil meminta bantuan untuk memadamkan api. Dari hasil penyelidikan sementara, api diduga berasal dari mesin konfeksi yang berada di lantai satu bangunan, kemudian dengan cepat merambat ke lantai-lantai di atasnya.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari mesin konfeksi tersebut.(æ/red)





