
Sukabumi, BeritaTKP.com – Keributan berdarah terjadi di Jalan R.E. Martadinata, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, setelah sekelompok orang yang diduga berasal dari organisasi masyarakat menyerang sejumlah juru parkir di area sebuah minimarket.
Insiden tersebut diduga dipicu oleh sengketa pengelolaan lahan parkir di lokasi tersebut. Serangan yang terjadi secara tiba-tiba membuat lima orang warga yang sedang berjaga mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Polres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, mengatakan pihak kepolisian telah menangani kasus tersebut dan tengah memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan.
“Penanganan sudah kami lakukan dan proses penegakan hukum tetap berjalan. Saat ini saksi-saksi masih diperiksa, dan setelah berkas lengkap akan dilakukan gelar perkara,” ujar Sentot, Jumat (13/3/2026).
Ia juga mengingatkan seluruh kelompok atau organisasi masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, terlebih di bulan suci Ramadan. Menurutnya, setiap pelanggaran hukum akan diproses sesuai aturan yang berlaku.
Dalam peristiwa tersebut, sekitar 14 orang penyerang diduga datang membawa senjata tajam seperti samurai dan celurit. Salah satu keluarga korban, FF, mengungkapkan bahwa kelompok tersebut langsung menyerang tanpa adanya pembicaraan atau mediasi sebelumnya.
“Datang-datang langsung menyerang dan mengeroyok. Mereka langsung mengeluarkan senjata tajam,” ujarnya.
Akibat serangan tersebut, lima orang korban berinisial FF, HF, AH, OG, dan KK mengalami luka-luka. Dua korban mengalami kondisi paling serius, termasuk luka robek di kepala hingga harus mendapatkan 18 jahitan akibat sabetan celurit.
Selain itu, dua korban lainnya mengalami patah tulang di bagian hidung serta luka di area mata akibat hantaman benda tumpul. Para korban kemudian dilarikan ke RS Secapa untuk mendapatkan perawatan.
Polisi kini masih menyelidiki lebih lanjut insiden tersebut, termasuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam penyerangan yang sempat viral di media sosial.(æ/red)





