Lowokwaru, BeritaTKP.com – Peristiwa kebakaran warung makanan di Jl. Cengger Ayam 1, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, pada Minggu (3/11) pukul 16.00 WIB dipicu adanya kebocoran tabung gas elpiji di dalam gudang warung milik SP (70).
Pak Bhabin Aiptu Ananto anggota Polsek Lowokwaru yang menndatangi lokasi kejadian, mengatakan bahwa seorang karyawan, David, sedang memasak dan menyadari adanya percikan api yang tiba-tiba muncul dari dalam gudang.
“David segera meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).” Ungkap Aiptu Ananto.
Namun, api telah menjalar dengan cepat dan membakar peralatan dapur yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar seperti kayu dan plastik. Hingga dibantu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, serta pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk meminta bantuan lebih lanjut.
“Lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Dengan kerja keras, tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dan melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.” ujarnya.
Aiptu Ananto, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Lowokwaru yang tiba di lokasi kejadian, segera melakukan pengamanan di area kebakaran. Selain itu, ia berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi.
Menurut penjelasan Aiptu Ananto, kebakaran diduga terjadi akibat kebocoran gas elpiji di gudang yang memicu api saat ada percikan dari proses memasak.
“Dalam kejadian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dua karyawan, David dan Rafi, hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp125 juta, mengingat sebagian besar peralatan di dalam gudang hangus terbakar,” jelas Aiptu Ananto.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan tabung gas elpiji, terutama di area dapur dan gudang yang memiliki bahan mudah terbakar.
“Warga diharapkan selalu waspada dan memeriksa secara rutin kondisi tabung gas serta peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Respon cepat dalam situasi seperti ini sangat penting untuk meminimalisir risiko dan kerugian,” ujar Aiptu Ananto.
Polsek Lowokwaru bersama dengan petugas pemadam kebakaran mengapresiasi respons cepat warga sekitar yang telah berupaya memadamkan api sejak awal.
Upaya gotong royong yang sigap dari warga ini menjadi contoh penting dalam menghadapi keadaan darurat.
Demi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran dan karena adanya kejadian ini, Polsek Lowokwaru mengajak warga untuk selalu siaga dan melakukan pencegahan dini, guna mengurangi risiko kecelakaan serta dampak dari bencana kebakaran.(xoxo)





