Cirebon, BeritaTKP.com – Hujan mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat menyebabkan tiga desa di Kecamatan Waled, terendam banjir pada Jumat (21/1) malam.
Banjir tersebut diakibatkan karena meluapnya Sungai Ciberes karena debit air meningkat setelah hujan deras yang mengguyur dan berdurasi lama sehingga tidak mampu menampung air debit air yang berlebih.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, mengatakan, desa yang terendam ialah Desa Ciuyah, Desa Mekarsari, dan Desa Gunungsari.
Menurut dia, luapan air dari Sungai Ciberes mulai memasuki permukiman warga di tiga desa tersebut pada Jumat malam kira-kira pukul 19.00 wib.
“Ketinggian air yang merendam tiga desa tersebut mencapai ketinggian sekitar 15 cm – 150 cm,” kata Alex Suheriyawan, Sabtu (22/1/2022).
Ia mengatakan, warga Desa Mekarsari dan Gunungsari juga harus dievakuasi karena ketinggian air di kawasan itu mencapai 150 cm.
Pihaknya pun mengerahkan personel dan perahu karet untuk mengevakuasi warga setempat dari rumahnya masing-masing yang terendam banjir.
Namun, mereka memilih mengungsi di rumah kerabat atau saudaranya yang tidak terendam banjir meski balai desa telah disiapkan untuk pengungsian.
Proses evakuasi itu pun melibatkan unsur TNI – Polri, aparat desa, dan lainnya. Mereka mendatangi rumah-rumah warga yang terdampak banjir yang cukup parah.
“Tadi malam, kami memprioritaskan untuk mengevakuasi warga ke tempat lebih aman menggunakan perahu karet,” ujar Alex Suheriyawan.
Alex menyampaikan, dari laporan terakhir yang diterima saat ini banjir yang merendam tiga desa tersebut juga berangsur surut.
Namun, pihaknya mengakui air masih merendam beberapa titik di tiga desa tersebut meski ketinggiannya jauh berkurang dibanding tadi malam.
“Tidak semua warga dievakuasi, karena ada juga yang tetap bertahan di rumahnya,” kata Alex Suheriyawan. (RED)






