Banyuwangi, BeritaTKP.com – Warga Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan seorang pria bernama Sugeng (46) dalam kondisi meninggal dunia di dasar sumur. Korban sebelumnya dilaporkan menghilang selama dua hari.

Penemuan tersebut bermula pada Rabu (13/5/2026) pagi, ketika warga mencium aroma tidak sedap dari area sumur. Laporan kemudian disampaikan kepada petugas, hingga Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi Sektor Genteng diterjunkan ke lokasi.

Petugas menerima laporan dari warga bernama Imam Mutarif sekitar pukul 07.38 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan proses evakuasi karena korban berada di dasar sumur yang cukup dalam.

Proses evakuasi berlangsung dengan menggunakan peralatan khusus, di antaranya tripod rescue, tali karmantel, serta sistem pengaman untuk mengangkat korban dari kedalaman sumur. Setelah hampir satu jam, jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, mengatakan korban diduga terjatuh ke dalam sumur akibat kecelakaan. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi kesehatan korban yang diketahui menderita diabetes kronis serta gangguan penglihatan.

“Korban menderita diabetes kronis dan gangguan penglihatan. Diduga kuat korban terpeleset saat sedang menimba air. Berdasarkan kondisi fisik, jasad diperkirakan sudah berada di dasar sumur selama 2×24 jam,” ujar AKP Dwi, Kamis (14/5/2026).

Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan pemeriksaan tim medis dari puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kematian murni disebabkan oleh kecelakaan, terjatuh ke dalam sumur,” tambah AKP Dwi.

Setelah dilakukan proses identifikasi, jenazah Sugeng kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, terutama karena korban diketahui tinggal seorang diri.(æ/red)