Jakarta, BeritaTKP.com – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan atau Ditjenpas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan perhatian terhadap beredarnya video viral yang menarasikan dugaan adanya fasilitas sel mewah di Lapas Cilegon.
Video berdurasi sekitar 30 detik tersebut memperlihatkan sebuah ruangan yang disebut menyerupai sel. Dalam video itu tampak dua orang berada di dalam ruangan. Salah satunya terlihat tidur di atas kasur, sementara satu orang lainnya tampak bersantai sambil memegang ponsel. Selain itu, terlihat pula fasilitas pendingin ruangan dan sejumlah perlengkapan lainnya.
Kasubdit Kerja Sama Ditjenpas, Rika Aprianti, mengatakan pihaknya telah meminta klarifikasi kepada Kepala Lapas Cilegon terkait beredarnya video tersebut. Berdasarkan keterangan sementara dari pihak Lapas Cilegon, ruangan dalam video itu disebut bukan bagian dari fasilitas Lapas Cilegon.
“Kepala Lapas Cilegon sudah menyampaikan bahwa konten dalam media sosial tersebut bukan bagian dari fasilitas Lapas Cilegon,” kata Rika, Kamis (14/5/2026).
Rika menegaskan Ditjenpas tetap melakukan pengawasan dan monitoring terhadap informasi yang beredar di media sosial tersebut. Menurutnya, apabila dalam proses pemeriksaan nantinya terbukti ada penyalahgunaan wewenang, maka pihak terkait akan diberikan tindakan sesuai aturan yang berlaku.
“Apabila ditemukan dan terbukti bahwa adanya penyalahgunaan wewenang maka pasti akan diberikan tindakan,” tegasnya.
Berdasarkan keterangan Kepala Lapas Cilegon, tidak ada sel khusus maupun fasilitas mewah yang diberikan kepada warga binaan. Seluruh warga binaan disebut mendapatkan hak dan fasilitas yang sama sesuai ketentuan pemasyarakatan.
“Berdasarkan keterangan dari Kepala Lapas Cilegon, semua warga binaan diberikan hak fasilitas yang sama,” ujar Rika.
Ditjenpas memastikan akan terus menindaklanjuti informasi tersebut secara profesional. Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada perlakuan khusus terhadap warga binaan serta menjaga integritas layanan pemasyarakatan.(æ/red)





