
Bojonegoro, BeritaTKP.com – Beredar di media sosial foto penampakan Bengawan Solo yang nampak menghijau di sepanjang aliran sungainya. Fenomena ini terjadi lebih tepatnya di bawah jembatan Sukomalo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang beredar, warna hijau tersebut merupakan enceng gondok yang menutupi permukaan Bengawan Solo sepanjang 5 kilometer. Akibatnya, aliran sungai menjadi terhambat dan dikhawatirkan akan menyebabkan pendangkalan.
Menurut warga setempat bernama Sugeng, enceng gondok tersebut sudah menutupi sungai sejak beberapa hari yang lalu. “Kalau tidak segera diatasi, bisa membahayakan warga yang melintasi sungai.” ucapnya.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Maryadi Utama membenarkan adanya tanaman eceng gondok yang menumpuk di aliran Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro. “Iya benar ada banyak eceng gondok yang menumpuk di sekitar bendung gerak Karangnongko, Bojonegoro,” kata Maryadi.
Dia menjelaskan, eceng gondok tersebut muncul dari arah hulu Bengawan Solo dan menumpuk di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Tumbuhan ini dapat menjadi masalah karena dapat mengganggu aliran sungai, perikanan, dan irigasi.
Keberadaan air Bengawan Solo yang saat ini juga kotor dan tercemar membuat tanaman eceng gondok tumbuh subur di sepanjang aliran sungai. “Kalau asalnya eceng gondok bisa dari hulu dan faktor air sungai yang tercemar membuatnya tumbuh subur,” ungkapnya.
Maryadi menyampaikan, pembersihan akan segera dilakukan oleh pemerintah setempat dan petugas pengelolaan Jasa Tirta (PJT) selaku pengendali pintu air Bengawan Solo di Bojonegoro.
“Kami sudah komunikasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan pembersihan eceng gondok agar tidak mengganggu,” pungkasnya. (Din/RED)





