Jambi, BeritaTKP.com – Harimau Sumatera yang menerkan 2 orang warga hingga tewas di Kabupaten Merangin, Jambi, ditemukan mati terbujur kaku di penampung satwa milik BKSDA Jambi. Harimau Sumatera dewasa itu ditemukan terbujur kaku saat hendak diberi makan.
“Jadi kalau penyebab kematian harimau ini belum bisa kita simpulkan karena ini dari pihak dokter nya yang akan menjelaskan apa penyebabnya besok. Ketahuan matinya harimau ini saat tim dokter akan berikan makanannya pada pagi hari, ternyata sudah mati,” kata Kepala TU BKSDA Jambi Teguh Sriyanto, Selasa (2/11/2021).
Teguh menyampaikan harimau dengan panjang 2 meter berjenis kelamin betina ini telah diberikan pengobatan dan makanan cukup. Pihaknya, jelas Teguh, mengaku merawat harimau itu dengan baik sejak ditemukan dalam kondisi kaki terluka dan tubuh yang kurus karena kekurangan gizi.
“Di tempat ini kan tim dokter yang merawat harimau ini kan selalu mengecek kondisinya. Awalnya baik-baik saja, apalagi jam 2 malam kemarin saat tim dokter coba lakukan pengecekan kondisi, Harimau ini juga masih respons baik. Tetapi jika penyebab kematiannya kita belum bisa pastikan karena mungkin dapat disampaikan oleh tim medisnya saja,” ujar Teguh.
Harimau itu sudah dirawat selama 2 pekan disini. Namun nyawanya tak tertolong.
“Kondisi harimau ini kan kita sudah mengetahui, dimana tubuhnya kurus, kaki terluka, pokoknya sangat memprihatinkan. Namun apakah ini karena sakit atau apa penyebabnya kita belum bisa simpulkan,” lanjut Teguh.
Harimau itu disebut-sebut menerkam 2 warga di Kecamatan Renahpembarap, Merangin. Harimau diduga menyerang warga yang tengah mencari sinyal ponsel di bukit.
Harimau tersebut kemudian dapat diamankan usai masuk ke dalam perangkap tim BKSDA. Selanjutnya, harimau Sumatera itu dievakuasi oleh petugas ke lokasi tempat penyelamatan satwa BKSDA Jambi pada 17 Oktober 2021 lalu. (RED)






