Tulungagung, BeritaTKP.com – Mahalnya harga gurame di Kabupaten Tulungagung memancing aksi kawanan pencuri. Mar’atus Sholika menggunggah video yang kolamnya habis di acak-acak maling meski telah diberi pagar pembatas keliling, ia mengatakan bahwa para pencuri itu pada Rabu (15/6/2022) sekitar jam 08.30 WIB datang ke kolam ikan miliknya.

Polisi saat melakukan cek TKP kolam gurami milik Mar’atus Sholika.

Pencurian ini terjadi di Desa Aryojeding, tepatnya di RT 1 RW 7, Dusun Gludug, Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan.

“Letak kolam tidak dekat rumah, (pagi itu) seperti biasa ngasih pakan,” katanya saat dikonfirmasi melalui Massanger miliknya.

Ia tidak punya pikiran curiga, pasalnya kolam berpagar tembok keliling dan pintu gerbang digembok.

“Kaget lihat posisi ikan dah berceceran, mengitari kolam. (Padahal) kolam dipasang jaring sampingnya, jadi kalau lompat ketahan,” ujarnya.

Melihat kejadian ini, ia memanggil tetangga sebelah kolam dan melaporkan ke RT setempat.

“Bareng-bareng menyelidiki di mana malingnya lewat dan ketahuan lompat pagar ke kebun rumput sebelah, ada bekasnya,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Rejotangan AKP Puji Hartanto melalui Kanit Reskrim, Iptu Sugeng Haryono mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan ke TKP.

Selain meminta keterangan, polisi juga mendatangi kolam yang telah diduga didatangi maling itu.

“Kita sudah datangi TKP, juga minta keterangan dari korban. Namun, korban memilih tidak laporan,” jelas Iptu Sugeng.

Dalam kejadian ini, tidak disebutkan berapa jumlah ikan yang dicuri oleh maling yang berhasil melarikan diri ini. (Din/RED)