Mojokerto, BeritaTKP.com – Gunung Penanggungan dan Gunung Anjasmoro yang terletak di Kabupaten Mojokerto dikabarkan terbakar, Selasa (17/10/2023)kemarin. Kepulan asap terlihat di dua titik yang ada di kedua lereng gunung tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini terjadi di lereng Gunung Penanggungan yang berada di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, sekitar pukul 14.05 WIB. Sedangkan, karhutla juga melanda Gunung Anjasmoro, tepatnya di Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, sekitar pukul 15.05 WIB.

Kepulan asap pekat mulai muncul di petak 188 RPH Trawas, BKPH Penanggungan, KPH Pasuruan, dan diketahui setelah petugas melakukan patroli rutin. Abdul Khakim menjelaskan bahwa yang terbakar meliputi tanaman perdu dan semak belukar yang tumbuh subur di lereng Gunung Penanggungan.

Pada Selasa sore, luas area yang terdampak ada sekitar 8 hektare. Tim gabungan dari petugas Perhutani, masyarakat desa, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Polsek/Koramil Trawas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto, dan SAR Penanggungan telah dikerahkan, dengan total 85 personil yang menuju ke lokasi titik api.

Berdasarkan laporan dari petugas Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, karhutla terjadi di wilayah Gunung Anjasmoro dengan tanaman yang terbakar meliputi ilalang dan semak belukar. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tahura R Soerjo untuk mengatasi kebakaran itu.

Sekitar pukul 17.15 WIB, tim Tahura bersama Personil RPH 06 sebanyak 16 personil bergerak ke lokasi titik api melalui jalur pendakian Puthuk Kencur. Akibat kebakaran tersebut, jalur pendakian lewat Puthuk Kencur ditutup sementara waktu.

Pemerintah daerah bersama dengan tim gabungan telah bekerja keras untuk memadamkan api yang berkobar di dua gunung ini. Namun, tantangan yang dihadapi adalah meluasnya area yang terbakar dan cuaca yang kering. Semoga upaya penanggulangan ini segera membuahkan hasil, dan api dapat segera dipadamkan sehingga kerusakan lingkungan dapat diminimalkan. (Din/RED)