Nganjuk, Berita TKP – Berdasarkan informasi yang  terhimpun bahwa SMK Negeri 2 Bagor , berposisi di Desa Selorejo, Kecamatan Bagor terjadi permasalahan yaitu tentang dugaan yang berkaitan mengenai seragam sekolah sampai kini belum berani membagikan , karena situasi masih hangat , sebenarnya barang itu sudah didatangkan namun sekarang masih disimpan digudang  mungkin nanti tetap akan dibagikan menunggu kalau sudah aman tidak ada masalah dan diperkirakan akhirnya   tetap mengadakan pungutan uang seragam kepada wali murid ” kata sumber ” .

Hal tersebut bila disikapi tetap menyimpang dari aturan yang telah diucapkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Medsos mengenai pelarangan bahwa koperasi sekolah dilarang menjual seragam, sangsinya adalah non job.

Anggapan publik bilamana masih ada sekolahan yang melanggar aturan diatas merupakan metode praktek pungli bersiasat koproh karena bertendensi hanya mengais nominal yang amat menjanjikan diluar harga umum.

Hari Rabu , 16 Agustus 2023 pukul 09’41 WIB  media ini hendak konfirmasi kepada Kepala Sekolah  SMK Negeri 2 Bagor Edi Suyono tak dapat ditemui kata petugas Satpamnya yang mengaku bernama Moko mengatakan bahwa Kasek sedang ke Surabaya lantaran menghantar siswanya sini  ada yang manjadi juara ” katanya ” .

Selain hal yang diatas tersusul dengan masalah yang kini menjadi folemik karena disinyalir bahwa disekolahan ini ada tarikan PHBN Rp. 50.000 ; per siswa , lalu pungutan untuk karnafal Rp 200.000 ;  per kelas sebanyak 30 kelas , bayar uang SPP perbulan Rp .75.000 ; , pungutan untuk uang investasi Rp. 1.500.000 ; dikalikan 300 siswa  , sedangkan sekolahan ada dana bos  jumlah murid keseluruhan diperkirakan sekitar 945 siswa .

Kamis , 31 Agustus 2023 pukul 08’40 Berita TKP dan anggota LSM GMAS hendak konfirmasi kepada Kasek juga tidak berhasil ketemu karena petugas Satpam yang bernama Moko bilang jika pak Kasek barusan keluar ke KCD ” ucapnya ” . Dengan kehadiran hendak konfirmasi yang kedua ini terlihat pada pintu gerbang masuk dipasang bener Pengumuman yang berbunyi ” Berdasarkan se Kepala Dinas Pendidikan no : 420/4849/101.1/2023  Koperasi Sekolah tidak melayani penjualan kain seragam sampai ada ketentuan lebih lanjut ” . entah kapan memasangnya .

Senin , 4 September 2023 pukul 11’00 WIB dari X ( Red ) mengakui kalau memang ada tarikan 50 ribu, karnafal bayar sendiri 200 ribu , sedangkan pada saat itu ” pos satpam kosong tidak ada penghuni ” ( foto : dok ).

Rabu , 6 September 2023 pukul 12’00  mendapat informasi dari sumber yang lain jika SMK Bagor ini juga terbiasa menahan ijasah siswanya yang keluar tapi masih punya tanggungan administrasi di Sekolah . ” lha itu namanya kan membeku kemerdekaan orang , tidak boeh itu ” . Ucap si pemberi informasi.

Karena Kepala Sekolah tergolong sulit ditemui maka Kamis , 7 September 2023 pukul 13’53  WIB ditelpun hendak meminta keterangan melalui WharbSharpnya mengatakan  sebentar ya saya masih ada urusan di kejaksaan ini ” jawab Edi “. Namun ditunggu sampai seharian ternyata tak ada niatan baik membalas menelpun  himgga sampai berita dikirim ke meja redaksi .  ( tut )