Cileungsi, BeritaTKP.com – Seorang sopir pekerja dari salah satu Catering menjadi korban penganiayaan. Kejadian itu terjadi saat ia baru saja selesai mengantarkan pesanan kearah Cileungsi. Sopir tersebut menjadi sasaran bogem mentah dari oknum TNI AL yang merasa tak terima karena mobil Toyota Rush yang dikemudikannya disalip oleh pick up yang dikemudikan korban.

Pelaku diketahui berinisial K dan korban berinisial MAF (22), kejadian penganiayaan ini berhasil terekam video dan menjadi viral dimedia sosial, salah satunya diunggah oleh akun @terangmedia.

”Awalnya, saya mengendarai mobil dengan kecepatan normal, saat didepan saya ada mobil putih jenis Toyota Rush saya salip dan selayaknya mobil dijalan untuk menyalip,” ungkap MAF, Senin (29/4/24).

Lebih lanjut MAF mengatakan, tiba-tiba mobil Toyota Rush tersebut menyalip mobil Grandmax yang di kendarai MAF dan berhenti di depan mobil Grandmax dengan maksud menghalau, tanpa ada kata apapun Oknum TNI tersebut langsung melayangkan pukulan ke bagian hidung MAF hingga berdarah.

”Karena saya gak terima dan tidak mengerti maksudnya apa tiba-tiba memukul, saya kejar balik sambil divideokan oleh rekan saya R (22) yang juga bekerja di tempat yang sama dengan saya, dan sedang bersama saya saat itu, ” katanya.

”Saya kejar dan mobil Toyota Rush tersebut pun berhenti, Oknum TNI tersebut turun dari mobil sambil membawa kunci roda. Saya bertanya apa maksudnya tiba-tiba memukul saya, tapi dia malah marah dan ingin merampas Hp rekan saya yang sedang merekam kejadian. Kemudian dia memukul spion mobil hingga pecah dengan kunci roda yang dibawanya,” tambahnya.

MAF menyebut, akan membawa kasus ini ke Polisi dengan bukti rekaman dan visum yang dilakukannya, ” Saya merasa tidak salah, makanya saya tidak terima dipukul seperti ini. Saya akan membuat laporan ke Polsek Cileungsi ,” tutupnya.

Sementara, Fahmi (41) yang merupakan Bos Catering tempat nya bekerja sekaligus pemilik mobil menyesalkan tindakan arogansi yang dilakukan oleh Oknum TNI tersebut. Dia meminta agar Oknum TNI tersebut bertanggungjawab dengan apa yang dilakukannya. (æ/RED)