PAMEKASAN, BeritaTKP.com – Setelah empat hari dilakukan pencarian, seorang nelayan asal Kabupaten Sampang yang dilaporkan hilang saat melaut akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan di perairan Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, yang berbatasan dengan wilayah laut Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada Jumat (17/7/2026).

Jasad korban ditemukan oleh nelayan sekitar 5 mil laut dari bibir pantai. Setelah ditemukan, proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Pamekasan, TNI AL, serta nelayan setempat.

Plt Kalaksa BPBD Pamekasan menyampaikan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung dibawa menuju rumah duka di Dusun Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

“Alhamdulillah berhasil ditemukan. Laporan dari tim di lapangan, korban ditemukan tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB oleh nelayan setempat dan sekarang sudah dibawa pulang ke rumah duka,” ujarnya.

Diduga Terjatuh Saat Menebar Bubung Kepiting

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Selasa (14/7/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga terjatuh ke laut saat sedang melakukan aktivitas melaut dengan menebar bubung kepiting di perairan utara Tamberu Barat menuju wilayah laut Pasean.

Rekan-rekan korban baru menyadari dirinya hilang setelah beberapa waktu. Mereka kemudian menghubungi pihak keluarga sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui tidak dapat berenang, sehingga diduga kuat terseret arus laut.

Pencarian Terkendala Cuaca

Selama proses pencarian berlangsung, tim gabungan melakukan berbagai upaya, mulai dari penyisiran menggunakan kapal nelayan, pencarian menggunakan perahu Basarnas, hingga penyisiran di sepanjang garis pantai Tamberu hingga Lesong.

Namun, operasi pencarian sempat menghadapi kendala akibat kondisi cuaca buruk yang membatasi aktivitas tim di tengah laut.

Setelah dilakukan pencarian selama empat hari tanpa henti, korban akhirnya ditemukan dan berhasil dievakuasi.

BPBD Kabupaten Pamekasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari Basarnas, TNI-Polri, nelayan, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu.

Dengan ditemukannya korban dan proses evakuasi selesai dilakukan, operasi pencarian resmi dinyatakan berakhir.(æ/red)