
Mojokerto, BeritaTKP.com – Pegawai maupun pengunjung hotel di kawasan Bypass Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di salah satu kamar hotel. Mayat tersebut diketahui bernama Denny Agustono (48), warga asal Banyu Urip Lor, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.
Mantan anggota polisi berpangkat Aiptu ini dilaporkan meninggal dunia setelah tiga hari menginap di hotel tersebut seorang diri. Penyebab tewasnya mantan polisi ini disinyalir akibat depresi yang ia derita sejak beberapa tahun belakangan ini.
Jenazah Denny ditemukan pertama kali oleh housekeeper hotel bernama Heru Adicandra, pada Kamis (20/7/2023) sekitar pukul 15.00 WIB. Heru pada saat itu tiba di depan kamar nomor C4 yang diinapi oleh korban. Ia lantas mengetuk pintu kamar tersebut untuk beberapa kali.
Hanya saja, saat itu tidak ada jawaban muncul dari dalam kamar. Padahal, di beberapa hari sebelumnya, korban yang check in sejak Selasa (18/7/2023) itu selalu menyahut saat ditanyai petugas hotel. ‘’Setiap pukul 13.00 kan kami selalu mengecek tamu, apakah perpanjang atau tidak. Beliau (korban) ini selalu perpanjang masa menginap,’’ tandas Heru.
Lantaran tak kunjung mendapat sahutan dari korban, Heru pun terpaksa mendobrak pintu kamar dan mendapati korban sudah dalam kondisi tak bernyawa terlentang di atas kasur. Melihat hal itu, Heru bergegas melaporkannya ke manajemen hotel dan diteruskan ke Polsek Magersari. ’’Tadi sempat digedor tiga kali, tapi nggak ada suara. Terus dibuka, terlihat tangannya sudah begini (di atas dada),’’ ujarnya.
Anggota Polsek bersama satreskrim dan tim INAFIS Polres Mojokerto Kota yang datang langsung melakukan identifikasi. Dari analisa sementara polisi, korban merupakan mantan anggota polisi berpangkat Aiptu asal Surabaya yang diberhentikan.
Sebelumnya, korban diketahui sempat bertugas sebagai anggota bidang Dokkes Polda Jatim. Namun harus pensiun dini atau diberhentikan dengan hormat karena yang bersangkutan mengalami depresi atau gangguan jiwa. “Anggota Polri, namun diberhentikan dengan hormat karena mengalami gangguan jiwa,’’ ujar Plh Kapolsek Magersari, AKP Agus Ismanto.
Sejauh ini, Agus belum menyimpulkan apakah depresi tersebut yang menjadi penyebab kematian korban. Meski ditemukan obat-obatan di saku dan dompetnya, hal itu masih perlu dilakukan penelitian dan hasil visum lebih lanjut. (Din/RED)





