Jombang, BeritaTKP.com – Dua orang pemuda yang sempat terlibat perkelahian dengan 4 orang pemabuk di atas Jembatan Desa Ponjen, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember hingga akhirnya jatuh-hanyut terbawa arus sungai, kini berhasil ditemukan. Akan tetapi, keduanya ditemukan dalam kondisi sudah tewas. Mereka adalah Subhan (18) warga Dusun Jombang dan Wagiman (22) warga Dusun BulakTal, Desa Yoso Lor, Yosowilangun, Lumajang.

Jasad Subhan dan Wagiman ditemukan pihak keluarga yang ikut melakukan pencarian. Tubuh kedua korban ditemukan mengambang berjarak kurang lebih 3 km dari lokasi jembatan, sekitar pukul 05.30 WIB.

“Kami sekeluarga mencari, juga keluarga dari (korban) Wagiman. Kami berjumlah kurang lebih 7 orang. Jalan menyisir pinggir sungai dengan jalan kaki. Berangkat tadi malam ba’da Magrib,” kata salah seorang keluarga Subhan yang enggan disebutkan namanya,” Sabtu (4/2/2023).

Katanya dalam penyisiran tersebut, jasad korban yang pertama kali ditemukan adalah jasad Wagiman. “Pertama kali ketemu (jasad) Wagiman berada di pinggir sungai, berjarak kurang lebih 3 Km. Kemudian jarak 1 Km ke arah barat jenazah Subhan juga ketemu,” ujarnya.

“Saat ditemukan posisi keduanya sama-sama tengkurap. Baju masih utuh semua. Juga wajah dan bentuk tubuh masih bisa dikenali,” sambungnya.

Pihak keluarga merasa bersyukur dengan ditemukannya jasad dua pemuda itu. “Tapi ini sama pak polisi dan dari petugas medis membawa ke RS Soebandi untuk diperiksa katanya. Kita ikut saja. Alhamdulillah bisa ketemu,” ucapnya.

Kepala SPK Polsek Kencong Aipda Hudi mengatakan dengan ditemukannya jasad dua pemuda itu, selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan fisik. “Kedua jenazah ini sekarang dibawa ke RS Soebandi untuk dilakukan pemeriksaan. Lebih lanjut nanti yang menjelaskan Kapolsek ya,” ujar Hudi singkat. (Din/RED)