Semarang, BeritaTKP.com – Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan aksi pengejaran terhadap sebuah mobil Toyota Agya berwarna abu-abu yang diduga terlibat dalam serangkaian kecelakaan lalu lintas di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/8/2026) malam.
Rekaman yang beredar menunjukkan sejumlah pengendara sepeda motor mengejar mobil tersebut saat melintas di kawasan Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, Semarang. Informasi yang diunggah akun Instagram @portalsemarang menyebutkan bahwa pengemudi tetap melanjutkan perjalanan usai diduga menabrak beberapa kendaraan, sehingga memicu pengejaran warga hingga kawasan Gerbang Tol Krapyak.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa mobil Toyota Agya itu sebelumnya telah terlibat kecelakaan dengan dua sepeda motor di kawasan BSB, Kecamatan Mijen, Semarang.
Menurut keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika mobil Toyota Agya melaju dari arah selatan menuju utara. Diduga karena kurang waspada terhadap kondisi lalu lintas di depannya, pengemudi menabrak sebuah sepeda motor Yamaha Mio yang berada di depan kendaraan, kemudian kembali menabrak sepeda motor Honda Supra 125 berwarna hitam yang berada di belakangnya.
“Kurang waspada sopir hingga dua motor ditabrak,” ujar Kompol Riki.
Alih-alih menghentikan kendaraan setelah kecelakaan pertama, pengemudi diduga terus melanjutkan perjalanan. Dalam pelariannya, mobil tersebut kembali terlibat kecelakaan dengan sebuah Honda Scoopy merah di ujung Jalan BSB City Tower. Meski kembali terjadi tabrakan, pengemudi disebut tetap meninggalkan lokasi kejadian.
“Mobil tersebut kecelakaan dengan motor Scoopy merah yang berjalan dari selatan ke utara di ujung Jalan BSB City Tower dan mobil Agya itu tetap melaju meninggalkan TKP,” jelas Riki.
Berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian, pengemudi mobil tersebut diduga merupakan anggota TNI. Karena itu, proses penanganan kasus kini telah dilimpahkan kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut sesuai kewenangan yang berlaku.
“Informasinya sudah dilimpahkan ke POM TNI untuk proses penyelidikan lebih lanjutnya,” pungkas Kompol Riki.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak berwenang masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan penyebab kecelakaan serta pertanggungjawaban hukum dalam kasus tersebut.(æ/red)





