NTT: BERITA- TKP. COM – Sebanyak 14 orang warga RT 4.Desa Loki, Kecamatan Polen, kabupaten TTS mengalami keracunan makanan setelah mengkonsumsi cendawan dari bekas cirit sapi yang sudah mengering diarea persawahan.SELASA- 21/O6/2O22.
Informasi yang berasal dari salah- seorang Petugas kesehatan, Nahat Baunsele S.KM. M.PH. selaku Kepala bidang Puskesmas kepada Media ini fia whaatcaap singkatnya Nat mengatakan bahwa- beberapa anggota keluarga tersebut mengambil cendawan dari pinggir sawah yang tumbuh disekitar kotoran sapi kemudian dimasak- dan- dikonsumsi bersama sebagai makan malam.
Setelah beberapa jam kemudian seluruh anggota keluarga yang mengkonsumsi jamur mulai mengalami gejala mual muntah diare bahkan ada yang tidak sadarkan diri.
Setelah mendapatkan informasi tersebut pihak medis setempat bergerak cepat untuk penaganan pertama untuk para pasien dan- dibantu dengan Petugas dari Kabupaten setelah dirawat sejak tadi malam diPuskesmas Polen ditangani oleh kapus Dr. Diana Ataupah hingga saat ini kondisi pasien sudah mulai pulih- 12 orang sudah pulang ke rumah dan 2 orang,, msih rawat diPuskesmas Polen.
Hasil penyisiran dilokasi sementara masih ditemukan 1 orang,, yang mengalami gejala mual dan muntah tapi sudah ditangani oleh Petugas Kesehatan & kondisinya kini mulai membaik.
Sementara sampel- makanan dan muntahan sudah diambil oleh dinas kesehatan, dan akan dikrm ke laboraturium kesehatan propinsi untuk diperiksa,”Ujar Nat.
Masih menurut Nat- jamur ini diduga mengandung sejenis narkoba seperti morphin sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah tetentu bisa membuat yang mengkonsumsi akan merasa seperti melayang- layang bahkan sampai berhalusinasi.
Kejadian,, kemarin- bukan hanya dialami oleh manusia tetapi ada anjing juga yang ikut mengkonsumsi dan menunjukan gejala seperti anggota keluarga lain yg mengkonsumsi jamur tersebutPenulis Erick HelloUcapnya(ERS).






