Probolinggo, BeritaTKP.com – Seorang nenek berinisial TM (67), warga Mayangan, Kota Probolinggo, nekat bunuh diri dengan menabrakkan dirinya ke kereta api yang sedang melintas. Aksi ini dilakukan diduga karena korban terlilit hutang bank harian (bank oser).

Salah satu saksi mata bernama Wasil (35) mengatakan, dirinya melihat korban tampak mondar-mandir di sekitar TKP perlintasan kereta di Jalan Cempaka, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, sebelum menabrakkan diri saat ada kereta api datang.

Sekitar pukul 07.00 WIB, sebuah kereta api jurusan Surabaya-Banyuwangi melintas membuat korban langsung berlari menabrakkan diri. Kerasnya tabrakan itu membuat tubuh korban sempat terlempar dan hancur. “Saat kereta api melintas ada suara brak, teryata nenek itu,” ujar Wasil, Jumat (20/1/2023) kemarin.

Warga yang mengetahui langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama tim Inafis langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Mochamad Saleh.

Idrus Masduki, menantu korban mengatakan sebelumnya aksi upaya bunuh diri juga sempat dilakukan mertuanya dengan menenggak racun. Tapi aksi itu berhasil digagalkan. Menurutnya, mertuanya mengalami depresi karena selalu dikejar juru tagih bank harian.

“Sebelumnya sempat mencoba bunuh diri dengan minum racun serangga namun berhasil digagalkan. Sepertinya ibu tidak kuat lagi menanggung beban hutang,” tandas Idrus. (Din/RED)