BLITAR, BeritaTKP.com – BKKBN serta mitra kerja yaitu DPR-RI dan OPD melakukan sosialisasi dan KIE program kencana di Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar pada Minggu (27/03/2022). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk fokus terhadap penanganan stunting, prioritas program kerja kesehatan, guna membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Kepala DPPKB P3A Kabupaten Blitar, Herman Widodo. SH, mengatakan bawa ada beberapa kasus stunting di Desa Tegalrejo. Pasalnya, hal tersebut perlu diatasi dengan memperhatikan gizi dan menghindari pernikahan diusia dini.

“Di Kabupaten blitar, kita juga berusaha untuk meningkatkan SDM dengan membangun sumber daya yang berkualitas dan tangguh,” ucapnya.

Dilain sisi, Perwakilan BKKBN Jawa Timur Dra, Sofia Hanik, MM, mengungkapkan bahwa program sosialiasi dan KIE ini tidak hanya diperuntukan menangani masalah balita, namun remaja dan juga lansia menjadi perhatian BKKBN.

Pada kesempatan tersebut, Sofia juga mengatakan bahwa keluarga berencana juga penting untuk mengatasi kehamilan tidak di rencanakan.

“kami berharap untuk masyarakat yang menggunakan KB jangka pendek, untuk menggunakan KB jangka panjang. Karena hal tersebut lebih aman untuk kesehatan,” cetusnya.

Sementara, Anggota DPR RI Komisi IX  Nurhadi, S.Pd. menyebutkan bahwa pihaknya juga mengawal program keluarga berencana, dengan dasar yakni cita-cita Indonesia Emas, guna menciptakan indonesia yang maju dan sejahtera.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Diketahui, pada akhir acara dimeriahkan dengan adanya pembagian doorpize, dengan hadiah berupa 2 buah seterika, 2 buah rice cooker, 2 buah kompor gas dan hadiah utama televisi LED 32inch pada warga. (Limbat)