Papua Selatan, BeritaTKP.com – Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat bentrok di Keppi, ibu kota Kabupaten Mappi, Papua Selatan. Akibat insiden tersebut, dua anggota polisi dilaporkan mengalami luka-luka.

Kapolres Mappi, Kompol Suparmin, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa bentrokan terjadi pada Rabu malam (11/2/2026) dan berlanjut hingga Kamis pagi (12/2/2026).

“Memang benar ada dua anggota yang terluka akibat konflik antara personel Polres Mappi dengan prajurit di Keppi,” ujar Suparmin, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, insiden bermula dari dugaan adanya anggota Polri yang melintasi depan Markas Komando (Mako) Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) Keppi menggunakan kendaraan bermotor dengan suara bising, sehingga memicu ketersinggungan.

Akibat kejadian tersebut, satu anggota Polres Mappi sempat ditahan di pos batalyon. Pada Kamis pagi, saat hendak menjemput anggota yang ditahan, terjadi aksi pelemparan terhadap pos jaga yang kemudian memicu pertikaian antara kedua belah pihak.

Meski sempat memanas, situasi di Keppi kini dilaporkan telah kembali kondusif. Kedua institusi sepakat untuk menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus ini melalui penyelidikan lebih lanjut.

“Semua pihak diminta untuk menahan diri, termasuk personel Polres Mappi. Situasi keamanan di Keppi saat ini dilaporkan kondusif,” pungkas Suparmin.

Pihak terkait menyatakan akan melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti insiden serta menindak tegas anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.(æ/red)