Jakarta, BeritaTKP.com – Buntut dugaan pengeroyokan dua debt collector atau “mata elang” (matel) di Kalibata, Jakarta Selatan, sekelompok massa merusak dan membakar warung-warung di sekitar Taman Makam Pahlawan pada Kamis (11/12) malam.

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menyampaikan bahwa tidak hanya warung tenda yang terbakar, tetapi juga 9 sepeda motor dan 1 mobil ikut hangus. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan jumlah total warung yang terdampak, karena sebagian merupakan lapak-lapak kecil.

“Warung sedang kami hitung. Itu kan lapak kecil-kecil. Tidak ada aksi penjarahan; pemilik barang hanya mengamankan barang miliknya sendiri,” kata Mansur. Ia juga memastikan api tidak merambat ke rumah warga, dan kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB.

Sebelumnya, insiden pengeroyokan dua “mata elang” di Kalibata menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya kritis. Kasus ini kini tengah diselidiki secara intensif oleh tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya, dan Polsek Pancoran, dengan fokus pada pelaku pengeroyokan serta massa yang merusak dan membakar warung.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menegaskan, “Kami akan berusaha keras menangani dua perkara ini: penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia dan luka berat, serta kasus perusakan atau pembakaran.”(æ/red)