Malang, BeritaTKP.com – Ana Brieva Ramirez, mahasiswa asal Spanyol yang dikabarkan telah ditemukan usai terseret arus ombak Pantai Jembatan Panjang, menceritakan saat dirinya terbawa arus ombak perairan selatan pulau jawa hingga terdampar di Pantai Bantol.

Ana sendiri merupakan mahasiswa asing yang tengah menjalani studi di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB). Ia adalah mahasiswa program student exchange yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Center for International Student Association (CIMSA).

Wanita berusia 23 tahun tersebut mengaku kepada salah satu tim medis FK UB, Aurick Yudha Nagara bahwa dirinya kala itu berusaha menyelamatkan diri dengan tenang usai dihantam ombak besar. Ia mengaku sempat berpegangan papan yang mengapung agar tidak tenggelam.

Untuk menyelamatkan diri dari ganasnya ombak lautan, Ana kemudian berenang ke tepian pantai yang tidak berpenghuni dan berusaha untuk bertahan hidup sampai menjelang matahari terbit dengan membuat lubang pasir berukuran besar untuk ia tiduri selama malam berlangsung.

Kepada Aurick, Ana mengaku sempat melihat lampu senter saat malam hari di sebuah pantai tersebut. Namun ia baru memutuskan untuk mencari pertolongan saat pagi keesokan harinya.

Setelah pagi tiba, Ana berusaha mencari pertolongan dengan berjalan kaki mengikuti jalan setepak kecil selama empat sampai lima jam. Hingga kemudian, dia bertemu dengan seorang warga dan dibawa ke posko tim SAR. “Kami melanjutkan pemeriksaan dan perawatan saat di Puskesmas Bantur karena dehidrasi sedang dan perawatan luka yang dialami oleh Ana. Saat ini di RSUB,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima orang wisatawan dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (8/7/2023) pagi lalu. Dua diantara wisatawan yang hilang merupakan warga negara asing (WNA). Sementara 3 lainnya merupakan leader tour guide dari Malang Travel.

Di hari yang sama yakni Sabtu (8/7/2023) sore, satu korban bernama Muhammad Ruspandi (24) ditemukan selamat oleh tim SAR Pantai Selatan Rescue. Korban ditemukan mengapung di lautan dengan jarak 0,5 mil dari lokasi kejadian. (Din/RED)