ilustrasi

Sidoarjo, BeritaTKP.com – Peristiwa tragis terjadi di Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Seorang balita perempuan berinisial R yang berusia 3,5 tahun meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri.

Kasus tersebut menggegerkan warga sekitar setelah korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka memar di tubuhnya. Peristiwa ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian karena dinilai mencurigakan.

Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistiyono menjelaskan bahwa dugaan kekerasan terhadap korban bermula pada Kamis (5/3/2026) sore. Setelah kejadian tersebut, pelaku diketahui sempat meninggalkan anaknya sendirian di dalam rumah.

Pada keesokan harinya kondisi korban semakin memburuk. Balita tersebut dilaporkan mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kasus ini mulai terungkap setelah polisi menerima laporan dari warga terkait meninggalnya seorang balita dengan kondisi tidak wajar pada Jumat (6/3/2026). Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh korban.

“Terdapat luka memar di bagian dahi, bibir, dada, perut hingga paha korban,” ujar Sugeng.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, ayah korban akhirnya mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri. Kekerasan tersebut dilakukan menggunakan tangan kosong.

Polisi juga mengungkap bahwa kondisi keluarga korban sudah tidak utuh sebelum peristiwa itu terjadi. Ibu korban diketahui telah meninggalkan rumah sekitar satu bulan sebelum kejadian.

“Informasinya ibu korban sudah meninggalkan rumah sekitar satu bulan lalu, sehingga di rumah hanya ada korban dan ayahnya,” kata Sugeng.

Selain itu, pelaku diduga memiliki sifat temperamental atau mudah marah. Sifat tersebut diduga turut menjadi salah satu penyebab keretakan rumah tangganya hingga sang istri memilih pergi meninggalkan rumah.

“Diduga pelaku ini pemarah atau mudah marah (temperamental), bahkan istrinya sendiri meninggalkan rumah,” jelasnya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Balongbendo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap secara detail rangkaian peristiwa yang menyebabkan balita tersebut meninggal dunia.(æ/red)