Lamongan, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial FZ (45), warga Desa Plosobuden, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, harus berurusan dengan polisi usai aksi kejinya yang tega menghajar putrinya hingga terluka parah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/1/2024) siang, sekira pukul 12.45 WIB. Saat itu Warga Desa Plosobuden dihebohkan dengan teriakan histeris seorang perempuan. Teriakan itu ternyata berasal dari korban berinisial SZM (20), yang tengah berlari keluar rumahnya sambil meminta tolong.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Andi Nur Cahya membenarkan adanya dugaan penganiayaan itu. “Korban ketika itu berteriak meminta tolong dengan kondisi hidung berdarah,” kata Andi.

Mendengar teriakan ini, warga berdatangan ke sumber suara dan memberikan pertolongan kepada korban. Tak hanya itu, warga juga menemukan ibu korban bernama Munadiro dalam keadaan pingsan.

Warga yang menilai bahwa saat itu situasi sedang tidak baik-baik saja, lantas mengamankam korban SZM dari aksi keji sang ayah. “Korban SZM kemudian diamankan ke rumah tetangga untuk menghindari amukan ayahnya,” ungkap Andi.

Saat ibu dan anak tersebut dirawat oleh warga, FZ tiba-tiba muncul dalam keadaan dikuasai amarah lalu membentak salah seorang warga bernama Muji Slamet dengan kata-kata kasar. “Pelaku juga sempat berusaha memukul salah seorang warga yang ketika itu sedang berusaha menghalangi pelaku,” lanjut Andi.

Setelah dilerai oleh warga FZ pun pulang. Andi menyebut pihaknya hingga kini masih mendalami apa motif yang melatarbelakangi pelaku hingga melakukan penganiayaan terhadap putrinya sendiri.

“Motif masih didalami penyidik. Pelaku juga kami amankan dan kasusnya telah diserahkan ke Unit Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Lamongan,” pungkasnya. (Din/RED)