Jawa Barat, BeritaTKP.com – Anggota Tim SAR berhasil menemukan jenazah dari M Rafli ,10, bocah yang hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Karang Hawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Tubuhnya ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian pada Senin (1/11).
Bocah lelaki itu terserat ombak pada hari Minggu (31/10). Proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan sempat terkendala oleh gelombang yang tidak bersahabat.
“Korban tenggelam pada Minggu (31/10) sekitar pukul 07.00 wib di Pantai Karang Hawu, korban memisahkan diri dari teman-temannya yang sedang bermain bola di pinggiran pantai Karang Hawu. Korban berenang dan terseret ombak,” kata Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Upaya pencarian terhadap korban dijelaskan oleh Hendra dilakukan dengan membagi area pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). “SRU pertama melakukan pencarian dengan penyisiran di atas permukaan laut pada radius dua nautical mile dari lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan speed boat milik Polair Polres Sukabumi. Kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan penyisiran secara visual melalui jalur darat di sepanjang bibir pantai pada radius 2 KM dari lokasi kejadian,” tutur Hendra.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan sudah tidak bernyawa pada radius 100 meter dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.
“Korban pagi tadi ditemukan terdampar di bibir pantai berdasarkan informasi dari nenek korban, dan langsung dievakuasi serta diserahkan kepada pihak keluarga korban,” ujar Hendra.
Pencarian melibatkan puluhan personil Tim SAR gabungan pun dilibatkan dalam melakukan operasi SAR terhadap korban yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Cisolok, Koramil Cisolok, Polair Sukabumi, Balawista, Pramuka Peduli Kab.Sukabumi, ACT MRI Kabupaten Sukabumi, CBP Sukabumi, dan Troper. Serta tim Tagana Kab.Sukabumi, Sarda, Rapi 01 Pelabuhan Ratu, FAJI Sukabumi, IEA Sukabumi, Baznas Kab.Sukabumi, dan Masyarakat Setempat. (RED)






