Pasuruan, BeritaTKP.com – Selama arus balik Lebaran, Jumlah kendaraan di jalan tol meningkat hingga 50 persen. Namun, tiga hari terakhir yaitu Jumat Hingga Minggu, pengguna jalan tol mulai landai.
Jumlah pengguna jalan selama tiga hari terakhir turun dibanding puncak arus balik yang terjadi Kamis, 5 Mei 2022. Hal ini terjadi baik di jalan Tol Gempol–Pandaan, Gempol–Pasuruan, dan Pandaan–Malang.
Manager Operational PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Indrawan Agustono mengatakan, kenaikan pengguna jalan tol terjadi sepekan terakhir. Namun, tiga hari terakhir mulai landai.
“Selama arus balik, pengguna ruas jalan tol Pandaan–Malang rata-rata naik hingga 40 persen,” terang manager operational PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Indrawan Agustono.
Saat hari biasa, volume pengguna jalan tol normalnya 47 ribu kendaraan. Selama arus balik mencapai rata-rata 75 ribu kendaraan per hari.
“Di ruas jalan tol Pandaan–Malang, puncak arus balik terjadi Kamis (5/5). Volume kendaraan tembus sampai 86.733 kendaraan yang didominasi mobil pribadi,” ujarnya.
Kondisi serupa juga terjadi di ruas jalan tol Gempol–Pandaan. Selama arus balik, rata-rata volume kendaraan naik 30-50 persen.
Kendaraan yang melintas di jalan tol sepanjang 13,5 kilometer ini mayoritas mobil pribadi. Bahkan, 95 persen adalah mobil pribadi. Namun, tiga hari terakhir arus lalu lintas landai.
“Tiga hari terakhir, Jumat, Sabtu, dan Minggu arus lalu lintas mulai landai. Kenaikan pengguna jalan di kisaran 40 persen. Puncak arus balik justru hari Kamis (5/5). Kenaikan pengguna jalan sampai 140 persen,” cetus Manager Operational PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) Sumantri.
Sementara di jalan tol Gempol–Pasuruan, volume kendaraan juga naik. Pada hari normal, rata-rata sekitar 23 ribu kendaraan melintas. Selama arus balik, volume kendaraan mencapai 34 ribu.
Manager Operational PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) Priyo Hartono menyebut, ada kenaikan 40–50 persen dibandingkan lalu lintas normal. Kenaikan itu terjadi sepekan terakhir.
“Puncak arus balik terjadi Kamis (5/5). Naik dua kali lipat dari hari normal,” tutur Priyo.
Namun, kapasitas badan jalan masih mengakomodasi jumlah kendaraan. Sehingga secara general masih kondusif, ramai, dan lancar.
Jalan Nasional Naik 30 Persen
Kondisi serupa terjadi di ruas jalan nasional. Kemarin (8/5), sejumlah ruas jalan nasional kondisinya landai dibanding hari Kamis (5/5) yang merupakan puncak arus balik. Termasuk di ruas jalan Surabaya–Malang.
volume kendaraan yang melintas kemarin di jalur Surabaya–Malang jauh lebih padat dibandingkan hari biasa. Tapi, kondisinya lebih landai dibanding saat puncak arus balik terjadi.
“Kenaikan volume kendaraan hari ini (8/5), hanya 30 persen di ruas jalan nasional Surabaya–Malang. Puncaknya justru Kamis (5/5), naik sampai 70 persen,” jelas Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra.
Kasat Lantas AKP Yudhi menjelaskan, kenaikan volume kendaraan di ruas jalan nasional memang tidak terlalu signifikan. Sebab, mobil pribadi banyak yang menggunakan jalan tol. Baik tujuan Surabaya– Malang dan sebaliknya.
“Secara global, kondisi jalan nasional lancar, aman, dan terkendali. Naiknya volume kendaraan tidak signifikan, karena kendaraan lebih banyak lewat tol,” katanya.
Meski demikian, antisipasi di lapangan tetap dilakukan. Satlantas Polres Pasuruan menempatkan sejumlah personel di beberapa titik rawan kemacetan. Seperti di simpang empat dan simpang tiga.
“Kalau padat dan ekornya panjang, baru kami lakukan rekayasa lalin. Dengan penarikan arus lalin di lapangan, sampai lancar dan normal kembali,” tuturnya. (Din/RED)






