SITUBONDO, BeritaTKP.com – Angin puting beliung menerjang wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Akibat kejadian tersebut, atap rumah milik warga di Kampung Kaliurang, Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur, ambruk dan menimpa lima anggota keluarga yang sedang tidur.

Kelima penghuni rumah mengalami luka-luka setelah tertimpa material atap dan genteng. Sementara itu, bangunan rumah permanen milik Juli (45) mengalami kerusakan berat.

Lima Penghuni Rumah Mengalami Luka-Luka

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat seluruh anggota keluarga sedang beristirahat. Mereka tidak sempat menyelamatkan diri ketika atap rumah runtuh.

“ Saat kejadian berlangsung, korban bersama keluarganya tengah beristirahat sehingga tidak sempat menyelamatkan diri. Akibatnya, kelima penghuni rumah mengalami luka-luka akibat tertimpa material atap dan genteng yang runtuh,” ujar Timbul, Minggu (25/10/2026).

Adapun lima penghuni rumah yang mengalami luka-luka, yakni:

  • Juli (45): mengalami luka lecet di kepala.
  • Saniya (42): mengalami luka lecet di kepala.
  • Mohon Ubaidillah Hakiki (21): mengalami luka lecet di kepala dan pundak tangan kiri.
  • Muh Sakin (1): mengalami luka memar di kaki kanan.
  • Solehatus Soleha (22): mengalami luka lecet di wajah dan memar di tangan kiri.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan berat pada rumah permanen berukuran 15 x 7 meter dengan tinggi sekitar 5 meter itu menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp80 juta.

BPBD Lakukan Pendataan dan Kaji Cepat

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung mendatangi lokasi kejadian. Personel yang terlibat antara lain Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Situbondo, Kasi Trantib Kecamatan Banyuglugur, anggota Polsek dan Koramil Banyuglugur, Tagana Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, serta Pemerintah Desa Kalisari.

Petugas melakukan kaji cepat untuk mengetahui tingkat kerusakan dan perkiraan kerugian, sekaligus mendata warga yang terdampak bencana.

BPBD Kabupaten Situbondo juga bersiap melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana dan menyalurkan bantuan logistik darurat bagi keluarga yang terdampak.

Warga Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Timbul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan angin kencang yang masih dapat mengancam wilayah Situbondo dan sekitarnya.

Masyarakat diharapkan memperhatikan kondisi lingkungan dan bangunan tempat tinggal, terutama ketika terjadi angin kencang, guna mengurangi risiko dampak bencana.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terlebih ketika warga sedang beristirahat pada malam hingga dini hari.(æ/red)